EKONOMI

Rabu, 14 Februari 2018 | 04:29 WIB

Inilah Alasan BUMN Hapus Direktur Gas Pertamina

Indra Hendriana
Inilah Alasan BUMN Hapus Direktur Gas Pertamina
Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno (Foto: istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merombak struktur organisasi PT Pertamina (Persero). Hasilnya, Direktur Gas dihapus, konsekuensinya Yenni Andayani dicopot dari jabatan Direktur Gas.

Menurut Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno menyebut, perubahan struktur organisasi ini adalah untuk perbaikan Pertamina kedepannya.

"Ada beberapa kejadian-kejadian misalnya kelangkaan BBM, kelangkaan LPG beberapa bulan lalu. Yang kemudian membuat kajian reorganisasi Pertamina dibuat. Dan kemudian dibahas, dikonsultasikan dengan sejumlah pihak, kata Fajar saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Hal senada disampaikan Direktur Perencanaan, Investasi dan Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero), Gigih Prakoso Soewarto. Kata dia, perubahan organisasi agar pertamina kedepan fokus kepada konsumen.

"Kami mewakili direksi (Pertamina, red) perlu melakukan penjabaran perubahan organisasi. Perubahan ini tujuannya agar Pertamina bisa fokus ke konsumen. sehingga perlu ada penekanan fungsi marketing dan supply chain," kata Gigih di tempat yang sama.

Dengan perubahan ini, diharapkan kinerja Pertamina ke depan menjadi lebih baik. Agar lebih bisa memberikan pelayanan, ujar Gigih.


Komisaris Utama Pertamina, Tanri Abeng mengatakan, perubahan ini sudah melalui kajian yang panjang. Dengan begitu, dia juga berharap perubahan ini membawa kebaikan untuk pertamina.

"Perubahan mengikuti ini perkembangan zaman. Jika selama ini produk, maka sekarang market rebound. Pasar ada korporat dan konsumer retail. Jadi ini disesuaikan kondisi terkini dan berdasarkan kajian yang komperhensif. lalu pemegang saham mengambil keputusan perubahan," ujar dia.

Sebelumnya Pertamina (persero) dalam RUPS melakukan perubahan struktur organisasi yang disetujui Kementerian BUMN. Perubahan itu adalah menghapus Direktorat Gas.

Penghapusan Direktorat Gas itu, dengan membentuk tiga direktorat baru. Tiga Direktorat itu adalah Direktorat Pemasaran Corporate, Direktorat Pemasaran Ritel dan Direktorat Logistik, Suplai Chain dan Infrastruktur.

Direktur Pemasaran Corporate diisi oleh Muchamad Iskandar yang saat ini Direktur Pemasaran. Sementara Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur dijabat Nicke Widyawati yang saat ini mengisi Direktur SDM Pertamina. [ipe]




#Pertamina #DirekturGas #BUMN #MenteriRini
BERITA TERKAIT
Surat Sakti Bupati, PNS Tolitoli Pakai Bright Gas
RUPS Pertagas Copot Suko Tunjuk Indra Jadi Dirut
BBM Kemasan Solusi Hadapi Macet Mudik
Subsidi Solar Diusulkan Naik Jadi Rp1.500/Liter
Jurus Pertamina Cegah Penyelewengan BBM Subsidi
(Jelang Ramadan) Pertamina Siapkan Cadangan Stok BBM
(Jelang Ramadan) Pertamina Kalbar Tambah 15.680 Tabung LPG Subsidi

ke atas