BOLA

Rabu, 14 Februari 2018 | 08:55 WIB

Mengais Pundi-pundi Rupiah di Dunia Olahraga

Arif Budiwinarto
Mengais Pundi-pundi Rupiah di Dunia Olahraga
(Foto: istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Olahraga bukan hanya menyehatkan, namun bisa menjadi salah satu sektor bisnis berprospek cerah. Hal inilah yang dicium seorang pemuda asal Jakarta untuk meraup pundi-pundi Rupiah.

Berawal dari hobi berolahraga, Rizki Adventus, kini mulai dikenal luas di kalangan pelaku olahraga Indonesia, khususnya dalam penyediaan seragam tim olahraga.

Tercatat beberapa klub olahraga nasional menjalin ikatan kerja sama dengan perusahaan apparel olahraga lokal milik Rizki bernama Motion Sport Indonesia. Sebut saja timnas Basket 3x3 Indonesia, klub basket Putra Bima Persada Jogja, Siliwangi Bandung, Stadium Jakarta dan tim Putri Sahabat Semarang yang mengikuti kompetisi basket Srikandi Cup.

Begitupun juga denganjerseybasket kontingen PON Jawa Tengah, PON DKI, komunitas Basket Glorius Indonesia serta berbagai klub basket amatir, tim kampus dan perusahaan baik yang ada di Jakarta maupun di luar Jawa sudah mengakui kualitas produk apparel besutan pemuda 24 tahun itu.


"Brand Motion Sport Indonesia merupakan pionner lokal sport apparel yang saya rintis pada tanggal 11 Februari 2010. Awalnya karena passion olahraga sejak kelas 5 sekolah dasar. Dari ikut Tae Kwon Do, Futsal dan olahraga yang paling saya suka Basket," kata Rizki.

"Kemudian saya bertekad untuk memulai bisnis apparel. Awalnya saya menawarkan dikalangan teman dekat dengan sistem marketing dari mulut kemulut. Kemudian berkembang setiap tahunnya, hingga Puji Tuhan sudah sampai delapan tahun lamanya kami dipercaya oleh para pelanggan," dia menambahkan.

Rizki menjelaskan omzet bisnis apparel olahraganya bisa menembus angka 300 juta Rupiah per bulan dengan 13 karyawan yang ia pekerjakan. Dia juga tak pelit ilmu bagi pemuda Indonesia yang tertarik memulai bisnis perlengkapa olahraga.

"Tips untuk yang mau mulai bisnis, kita harus tahu kenapa kita mau berbisnis, apa impian dan goalnya. Jika kita hanya ikut-ikutan trend, pasti tidak akan bisa bertahan lama.Kemudian kita harus patience and persitence (sabar dan gigih)," dia memungkasi.
#Olahraga
BERITA TERKAIT
Empat Pemain MU Absen, Pogba Diragukan
Pelatih Belgia Kaget dengan Performa Lukaku di MU
Pindah Kantor, PSSI Gelar Syukuran
Bakal Hadapi Barcelona, Conte Sulit Tidur
Abimanyu dan Spaso Jadi Penerjemah di TC Timnas
Giroud Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Arsenal
(Leg I Babak 16 Besar Liga Champions Eropa) Cetak Gol Tandang Belum Cukup bagi Barca

ke atas