PASAR MODAL

Rabu, 14 Februari 2018 | 09:34 WIB

Pasar Saham Sydney Dibuka Nyaris Bergeming

Pasar Saham Sydney Dibuka Nyaris Bergeming
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Sydney - Pasar saham Australia dibuka hampir datar pada perdagangan Rabu (14/2/2018), sedikit lebih tinggi karena penguatan harga-harga logam mempertahankan indeks di atas garis.

Pada pukul 10.40 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 2,60 poin atau 0,04 persen menjadi 5.858,50 poin, dan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 1,80 poin atau 0,03 persen pada 5.958,80 poin.

"Sementara indeks S&P 500 ditutup menguat kemarin, tetap berada di dalam kisaran hari-hari sebelumnya, menunjukkan kehati-hatian secara keseluruhan," kepala analis pasar CMC Market, Ric Spooner, mengatakan.

"Tapi harga-harga logam yang kuat dikombinasikan dengan prospek perusahaan-perusahaan dari pasar AS memberikan pasar dibuka stabil untuk pasar lokal."


Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 2,88 persen, Westpac Bank turun 0,20 persen, National Australia Bank naik 0,49 persen dan ANZ naik 0,04 persen.

Saham-saham pertambangan mengalami hasil yang beragam, dengan BHP naik 0,67 persen, Rio Tinto turun 0,30 persen, Fortescue Metals naik 0,59 persen dan Newcrest Mining turun 0,49 persen.

Produsen minyak dan gas sedikit lebih rendah, dengan Woodside Petroleum datar 0,00 persen, Santos turun 0,62 persen dan Oil Search melemah 0,61 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi dengan Wesfarmers naik 0,14 persen dan Woolworths turun 0,37 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 0,43 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas melemah 0,49 persen dan perusahaan biomedis CSL melonjak didukung hasil setengah tahunan yang kuat, naik 5,17 persen. [tar]
#BursaSaham #Australia #ASX
BERITA TERKAIT
Indeks Dow Berpotensi Alami Tekanan
BHP Billiton Yakin Harga Bijih Besi, Batubara Baik
Bursa Saham Asia Mayoritas Tertekan
Pasar Eropa Bergerak Variatif
Krisis,Picu Gelombang Pengungsi dari Venezuela
Dirut BEI Sebut Tahun Ini Bursa Panen
Utang AS Bisa Capai US$20 T, Ini Ceritanya

ke atas