DUNIA

Rabu, 14 Februari 2018 | 12:40 WIB

The Washington Post Lebarkan Liputan Luar Negeri

Didi Prambadi
The Washington Post Lebarkan Liputan Luar Negeri
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Washington DC - Harian The Washington Post melebarkan liputan luar negerinya dengan membuka kantor bironya di Hong Kong dan Roma.

The Washington Post mengabarkan Selasa (13/2/2018), dengan demikian, penambahan dua kantor biro itu melengkapi sejumlah kantor biro di Paris, Istanbul dan Brussels. Sementara untuk kawasan Amerika Latin, harian itu juga menambah satu lagi korespondennya. Mengingat pembaca luar negeri semakin tertarik membaca The Post, maka kami menganggap sudah waktunya untuk meraih pembaca lebih banyak lagi, dengan menyajikan laporan internasional, tutur Martin Baron, Editor Eksekutif The Post.

Ekspansi itu, menurut Martin Baron, akan membuat harian tersebut, Mengembangkan ambisinya dan melaporkan peristiwa di seluruh dunia lebih komprehensif, katanya. Dengan menambah tiga laporan internasional pada awal 2018 ini, maka The Post akan memiliki 27 wartawan dan koresponden yang berlokasi di 19 negara asing.


Menurut Douglas Jehl, editor luar negeri The Post, kantor-kantor biro yang baru akan mendorong liputan para korespondennya di masing-masing kawasan. Koresponden kami di Hong Kong akan memungkinkan kami bisa meliput peristiwa di Kawasan Asia Tenggara secara lebih dekat, kata Douglas Jehl.

Sedangkan koresponden mereka di Meksiko akan membantu melaporkan liputan Amerika Latin lebih dalam. Dan kantor biro kami di Roma, akan menyajikan liputan Eropa lebih mendalam lagi. Terutama ketika kasus-kasus migrasi, ekstrimisme dan nasionalisme semakin menguasai panggung politik di kawasan itu, kata Douglas Jehl.

Saham mayoritas The Washington Post dimiliki oleh Jeff Bezos, pendiri toko elektronik Amazon.com. Harian yang didirikan 6 Desember 1877 itu, kini beroplah 474 ribu eksemplar, dan 838 ribu edisi Minggu. Harian dengan reputasi tinggi itu, pernah meraih 47 Hadiah Pulitzer, termasuk enam Pulitzer pada 2008 lalu.

Film All The Presidents Men dibuat berdasar kisah nyata dua wartawannya Bob Woodward dan Carl Bernstein yang meruntuhkan Richard Nixon dari kursi kepresidenan pada 1970-an. Banyak yang berharap bahwa peristiwa itu akan terulang di masa kepemimpinan Donald Trump.
#TheWashingtonPost #AS #HongKong
BERITA TERKAIT
(Uji Materi Ditolak) Ratusan Ribu PRT di Hong Kong Kecewa
Banding Pembunuh Wanita Indonesia Ditolak
Lelaki "Pabrik Bayi" Menangkan Gugatan 13 Bayi
(Untuk Hilangkan Bukti Pembantaian) Myanmar Buldoser Kuburan Massal Rohingya
Pakistan Bela Pengerahan Pasukan ke Saudi
Bentrokan di Iran, 5 Anggota Keamanan Tewas
Mantan Presiden Peru Fujimori Diadili Kembali

ke atas