DUNIA

Rabu, 14 Februari 2018 | 13:12 WIB

Menlu Belanda Mundur Karena Berbohong Ketemu Putin

Didi Prambadi
Menlu Belanda Mundur Karena Berbohong Ketemu Putin
(Foto: AP)

INILAHCOM, Amsterdam - Halbe Zijlstra, Menteri Luar Negeri Belanda mengundurkan diri Selasa (13/2/2018), setelah mengakui bahwa ia berbohong menemui Presiden Rusia Vladimir Putin pada 2006 lalu.

Politico.com mengabarkan, sehari sebelumnya, Halbe Zijlstra mengakui bahwa ia tidak bertemu secara langsung dengan Presiden Putin. Seluruh informasi saya pinjam dari sebuah sumber, kata Halbe mengaku secara terus terang. Dalam pernyataan resminya di parlemen, Halbe mengungkapkan bahwa ia telah melakukan kesalahan yang sangat besar dalam karirnya. Seharusnya saya tidak melakukan hal itu. Saya minta maaf, kata Halbe Zijlstra.

Peristiwa itu terjadi sekitar tahun 2006, ketika Halbe Zijltra masih menjadi karyawan Perusahaan minyak Shell. Halbe ditugaskan ke Rusia bersama Van der Veer, CEO perusahaan Shell itu untuk menemui sejumlah pejabat Rusia. Dalam pertemuan itu, Van der Veer menjelaskan, Presiden Vladimir Putin menegaskan bahwa Rusia tidak akan melakukan aksi militer untuk memperluas pengaruhnya ke Belanda. Namun, oleh Halbe Zijlstra pernyataan itu diakui sebagai hasil percakapannya dengan Vladimir Putin. Padahal, waktu itu, Halbe tidak bertemu dengan Presiden Putin.

Hal itu diutarakan Halbe Zijlstra dalam sebuah konperensi Partai DVD, pendukungnya pada 2016. Dalam kesempatan itu, Halbe menuturkan, Presiden Rusia itu berencana melakukan ekspansi perbatasan Rusia demi terciptanya Rusia yang Agung. Termasuk ke Belarus, Ukraina dan negara-negara Baltic. Ternyata penjelasan itu tidak benar, dan Halbe Zijlstra pun mundur, walaupun pekan ini, ia direncanakan bertemu dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov.

Sebelum pengunduran dirinya, kementerian luar negeri Belanda mengeluarkan pernyataan resmi. Isinya menyatakan bahwa Hubungan Rusia dan Belanda dibayang-bayangi oleh kampanye anti-Rusi yang digelar media massa Belanda.

#Belanda #Putin
BERITA TERKAIT
Presiden Filipina Persingkat Partisipasi di APEC
Menunggu untuk Masuk AS Lewat Perbatasan
AS Dakwa Pendiri WikiLeaks Julian Assange
Kematian Khashogg, Salat Gaib Digelar di Mekah
Pengadilan Tunda Penangkapan Imelda Marcos
Pemimpin Khmer Merah Bersalah atas Genosida
Perang Yaman, Bencana Kemanusiaan Terburuk

ke atas