NASIONAL

Rabu, 14 Februari 2018 | 13:52 WIB

Bamsoet Minta Aparat Awasi Medsos Jelang Pilkada

Bamsoet Minta Aparat Awasi Medsos Jelang Pilkada
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Jelang pilkada 2018 dan pemilu 2019, Ketua DPR Bambang Soesatyo merasa geram. Akun palsu di media sosial disalahgunakan untuk menyebarkan fitnah, berita hoax, dan hate speech.

Korbannya elite hingga level Presiden Jokowi. Terakhir, Presiden RI Kelima sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, jadi korban hoax.

Oleh karena itu, Bamsoet, sapaan akrabnya, meminta Komisi I DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bertindak.

"Mendesak Badan Siber dan Sandi Negara untuk melakukan pengawasan intensif terkait penyebaran fitnah, berita hoax, dan hate speech di media sosial yang berpotensi menimbulkan konflik," tegas Bamsoet, Rabu (14/2).

Bambang juga berharap Komisi I DPR melalui Kemenkominfo, memanggil penyedia media sosial dalam rapat dengar pendapat. Hal itu berguna untuk membahas persoalan tersebut dan menjadikan media sosial yang sehat dan netral.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga dinilainya harus bersikap objektif terhadap penyebar fitnah, berita hoax, dan hate speech di media sosial. Yakni sesuai dengan hukum yang berlaku.


Masyarakat pun sebaiknya menggunakan akun media sosial secara bijak. Diimbaunya agar masyarakat melaporkan jika melihat akun-akun yang digunakan untuk menyebarkan fitnah, berita hoax, dan hate speech.

"Apalagi kalau terkait Pilkada dan Pemilu. Laporkan segera ke Kemenkominfo, BSSN, dan Kepolisian," tegas Bamsoet.

Di sisi lain, Bamsoet juga menyoroti rendahnya minat baca dan kemampuan individu di dalam mengolah serta memahami informasi atau kemampuan literasi. Sebagai Pimpinan DPR, Bamsoet meminta Pemerintah untuk melakukan koordinasi antar kementerian dan lembaga.

Dia menjelaskan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) bekerja sama.

"Tujuannya membuat skema penguatan akses baca kepada masyarakat," kata Bambang.

Pemerintah juga perlu melakukan inovasi terhadap akses baca melalui teknologi digital. Pada tataran keluarga, Bamsoet berharap ada upaya untuk membudayakan gemar membaca sejak dini.

"Mengingat budaya gemar membaca merupakan bagian utama dari pembangunan sumber daya manusia," kata Bambang. [rok]
#Bamsoet
BERITA TERKAIT
Pemuka Agama Diteror, Bamsoet Minta Polri Cekatan
Cawapres Jokowi, Bamsoet: Cak Imin atau AHY Bagus
Bamsoet Bakal Pasang Badan bagi Pengkritik DPR
Bamsoet Minta Aparat Hukum Berperspektif Jender
Ilusi Bamsoet, DPR Butuh Kritik Tapi Antikritik
Bamsoet Tegaskan Komitmen Keterbukaan DPR
Ketua DPR Minta BIN Pantau Pergerakan WNA

ke atas