NASIONAL

Rabu, 14 Februari 2018 | 16:54 WIB

Yudi Sebut Pentingnya Peranan KSP untuk UKP-PIP

Ray Muhammad
Yudi Sebut Pentingnya Peranan KSP untuk UKP-PIP
Kepala UKP-PIP Yudi Latief (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latief menyambut baik dukungan Kantor Staf Kepresidenan agar program-program Pancasila yang digagas pihaknya diterapkan di kementrian dan lembaga lain.

"Pertemuan hari ini sangat strategis karena berbagai pertimbangan. Dalam hal ini tentu memerlukan dukungan political will institusi kepresidenan. Dalam hal ini KSP, semacam tangan kanan utama dari lembaga presiden untuk mengorganisir kementerian dan lembaga terkait dengan usaha-usaha pengaruh keutamaan Pancasila," tutur Yudi di Gedung Bina Graha, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2018).

Ia menilai proses pengaruh keutamaan Pancasila dalam konteks politik sangat dinamis dengan mengikuti perkembangan zaman dan pola pemerintahan

Yudi mengatakan, jika pada era Orde Baru Indonesia memiliki TAP MPR yang berkaitan dengan Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7).

"Jadi, kalau BP7 sudah merumuskan 36 butir, begitu dikeluarkan TAP MPR maka otomatis secara tafsirnya berlaku. Sekarang kita tidak punya lagi otoritas semacam TAP MPR itu. Oleh karena itu, apapun yang sudah dirumuskan UKP-PIP itu membutuhkan sinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait," jelasnya.

Adapun KSP, menurut Yudi, merupakan pihak yang paling strategis dalam menjembatani UKP-PIP untuk menerapkan program-program Pancasila ke kementerian dan lembaga terkait.

"Kami memandang KSP itu mempunyai peran yang sangat stategis semacam midfielder. Kalau dalam permainan sepakbola bisa mendistribusikan bola ke kementerian dan lembaga supaya tidak over lapping. Apa yang dirumuskan kami tidak sia-sia, tapi bisa dieksekusi kementerian dan lembaga," pungkasnya.[jat]

#UKPPIP
BERITA TERKAIT
Eks Wapres Boediono Penuhi Panggilan KPK
Soal Ucapan AHY, Andi Arief: Jangan Salah Tafsir
Warga Kecewa Layanan Akta Lahir di Jember
Sandi: Pemerintah Belum Dorong Ekonomi Rakyat
Prajurit TNI Bantu Pembangunan Sekolah di Palu
FPI Imbau Umat Waspada Parpol Baru yang Begini
FPI Imbau Publik Tak Terpancing Sikap Politik PSI

ke atas