HIBURAN

Rabu, 14 Februari 2018 | 18:13 WIB

Reza Sjarfi Persembahkan "Romantic Schizoprenic"

Aris Danu
Reza Sjarfi Persembahkan "Romantic Schizoprenic"
Reza Asril Sjarfi (Foto: inilahcom)

INILAH.COM, Tangsel-Pianis Reza Asril Sjarfi siap unjuk kebolehan dalam sebuah bertajuk Romantic Schizoprenic pada Jumat, 2 Maret 2018 mendatang di Goethe institut Mentang, Jakarta.

Melalui musik klasik yang bakal dipersembahkan dalam konser tersebut, Reza berharap semaki mendekatkan musik klasik kepada penikmat awam, khususnya generasi muda.

"Belajar musik klasik itu seperti belajar kehidupan. Setiap note mempunyai arti yang memperkuat dan menghidupi note yang lain," ungkap Reza saat jumpa pers di Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (13/2/2018).

Dalam konser tersebut Reza akan berkolaborasi dengan empat musisi yang terdiri dari pemain biola atau violin, pemain celo, penyanyi soprano wanita dan penyanyi bariton pria yang tergabung datam grup Chamber Music Escala. Reza merupakan salah satu anak asuh musisi klasik senior Ary Sutedja. Dia dikenal sebagai pianis kelas dunia asal Indonesia.

"Saya telah menjadi mentor Reza sejak bulan oktober tahun lalu. Emosi Reza dalam menuangkan isi jiwanya sangat kental dalam karya-karyanya yang akan ditampilkan dl konser ini. Saya yakin penonton akan sangat menikmati dan tidak akan beranjak dari tempat duduknya hingga acara selesai," ujar Ary dalam kesempatan yang sama.

Ary mengatakan, meski keberadaan musik klasik terasa asing dibandingkan musik pop, namun musik klasik justru lahir lebih dulu, terutama di Eropa.

"Meski belum menancap kuat dalam masyarakat awam indonesia, jika dibandingkan dengan pop apalagi dangdut, tapi musik klasik sudah membuktikan kehadiranya dalam literature musik dunia," ujarnya.

Terkait konser Romantic Schizoprenic, Reza menambahkan bahwa ia terinspirasi dari kata Skizofrenia yang merupakan istilah kejiwaan. Konser berdurasi satu setengah jam ini merupakan konser pertama bagi Reza dalam perjalanan karirnya sebagai seorang pianis.

Pria yang mendalami musik secara otodidak dan belajar kepada salah satu diva pianis klasik Indonesia, Pudjiwati Effendi. Menurut Pudjiwati, bakat Reza dalam bermusik begitu tinggi.

"Reza punya gairah dan emosi yang sangat menyentuh dalam membawakan musik klasik, sekaligus penuh improvisasi," ujarnya.

Lahir 30 tahun silam, Reza sempat menamatkan S1 Komunikasi di Universitas Indonesia pada tahun 2004. [adc]

#RezaSjarfi #RomanticSchizoprenic #KonserMusikKlasik
BERITA TERKAIT
Rating Televisi di Indonesia Masih Dipertanyakan
Indah Dewi Pertiwi Kurangi Manggung Sejak Berhijab
Ringgo Agus Rahman Dapat Kejutan Manis dari Ayah
Duh! Sandra Dewi Tak Sanggup Beli Kado untuk Suami
Teuku Wisnu Galang Donasi Korban Bencana Sulteng
Miss Grand International Terkesan dengan Indonesia
Peggy Melati Sukma Nyaman Pakai Cadar

ke atas