NASIONAL

Rabu, 14 Februari 2018 | 19:11 WIB

Bawaslu Temukan 50 Kasus Ketidaknetralan ASN

Bawaslu Temukan 50 Kasus Ketidaknetralan ASN
Ketua Bawaslu RI Abhan Misbah (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Magelang - Bawaslu menemukan 50 kasus ketidaknetralan Aparatur Sipil Negara (ASN) menuju Pilkada 2018. Hal tersebut diungkapkan Ketua Bawaslu RI Abhan Misbah.

"Sejumlah kasus ketidaknetralan ASN sudah kami tindaklanjuti ke Komisi ASN, dan Komisi ASN sudah mengeluarkan rekomendasi kepada pejabat pembina kepegawaian untuk menjatuhkan sanksi," katanya, Rabu (14/2/2018).

Menurut dia kasus tersebut masih menunggu eksekusi dari pejabat pembina kepegawaian daerah setempat. Adapun sanksi yang dijatuhkan kepada ASN bisa berupa sanksi administrasi, penundaan kenaikan pangkat hingga pemecatan.

"Pemberhentian ASN itu sanksi tertinggi, tergantung dari pejabat pembina kepegawaian yang akan memberikan sanksi," ucapnya.

Karena itu ia mengajak masyarakat untuk melawan politik uang dan politisasi SARA. "Ancaman politik uang ada dua hukuman ada yang bisa proses pidana anacamannya pemberi dan penerima sama-sama dihukum dan anacaman pidananya maksimal lima tahun," tandasnya. [tar]

#Pilkada2018 #Bawaslu
BERITA TERKAIT
Bawaslu Diminta Selidiki Bupati Kuningan
Pengamanan Kampanye, Bawaslu DKI Bakal Temui Polda
Korban Ledakan di Parkit Senayan Relawan Jokowi
Ulama Ponpes di Bogor Deklarasi Dukung Jokowi-Amin
Bawaslu Selidiki Video Bupati Kuningan Kutuk Kades
Ledakan di Senayan, Polisi Periksa 10 Saksi
Ketua BPN Sebut Unicorn Sistem Kapitalis

ke atas