PASAR MODAL

Selasa, 06 Maret 2018 | 13:11 WIB

Sat Nusapersada Catat Laba Jadi US$782.830

Wahid Ma'ruf
Sat Nusapersada Catat Laba Jadi US$782.830
PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) mencatat kenaikan laba per 31 Desember 2017 menjadi US$782.830 dari dari periode yang sama tahun 2016 sebesar US$151.434.

Padahal pada periode ini, pendapatan perseroan cenderung naik tipis menjadi US$64,5 juta dari US$61.38 juta. Pendapatan tersebut berasal dari penjualan menjadi US$55,14 juta dari US$55,75 juta. Jasa perakitan menjadi US$9,4 juta dari US$5,6 juta.

Untuk beban pokok naik menjadi US$57,8 juta dari US$56,35 juta. Jadi laba kotor perseroan menjadi US$6,7 juta dari US$5,03 juta. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (6/3/2018).

Sementara beban usaha menjadi US$6,2 juta dari US$5,01 juta. Laba usaha tercatat menjadi US$548.957 dari US$19.129. Sedangkan laba sebelum pajak sebesar US$1,14 juta dari rugi sebelum pajak US$355.411.

Perseroan menanggung beban pajak US$469.425 dari US$594.583. Jadi laba bersih menjadi US$782.830 dari US$151.434.

Untuk total aset perseroan menjadi US$67,9 juta dari US$66,02 juta. Sedangkan total liabilitas menjadi US$16,8 juta dari US$15,72 juta.

PTSN adalah emiten yang bergerak dalam bidang usaha perakitan alat-alat elektronik, developer, kontraktor, perdagangan, pertanian, pertambangan, perkebunan, perikanan, perhutanan dan angkutan darat. Kegiatan utama Sat Nusapersada Tbk adalah bergerak dalam bidang usaha industri perakitan alat-alat elektronik.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Sat Nusapersada Tbk, antara lain: Abidin (66,47%) dan saham treasuri (treasury stock) (20,00%).

Saham PTSN Selasa pagi dibuka di Rp220 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham PTSN di Rp250 per saham pada penutupan 6 Oktober 2017. Untuk harga terendah di Rp67 per saham pada penutupan 13 Maret 2017.
#PTSN #SatNusapersada #Kinerja2017
BERITA TERKAIT
Rupiah Masih Bakal Bergerak Liar dan Sulit Menguat
(Pasar Saham Loyo) Investor Lokal Tetap Serap IPO hingga Rp300 M
Calon Emiten Kecil Diklaim Kuat Hadapi Gejolak
Pasar Goyah, Calon Emiten Wait and See untuk IPO
Pacu Program Vokasi, JPFA Gandeng 2 Kementerian
Rehat Siang, Cuan IHSG 57,72 Poin di 5.869
Neraca Dagang Defisit, Pelaku Pasar Kaget

ke atas