PASAR MODAL

Jumat, 09 Maret 2018 | 16:09 WIB

PT Wahana Rucika Incar Dana IPO Rp1,5 T

M Fadil Djailani
PT Wahana Rucika Incar Dana IPO Rp1,5 T
(Foto: Ilustrasi)
INILAHCOM, Jakarta - Produsen pembuatan pipa saluran air, PT Wahana Vinyl Nusantara berencana akan mencatatkan saham perdananya atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia.

Wahana Vinyl Nusantara berharap dalam hajatan IPO nanti, perseroan dapat mengantongi dana hingga Rp1,5 triliun.

Presiden Direktur Wahana Vinyl Nusantara, Steven Widjaja mengatakan dalam aksi korporasi tersebut, produsen pembuatan saluran pipa air merek Rucika tersebut bakal melepas sahamnya sekitar 20% ke publik yang ditempatkan dan disetor perusahaan pada semester I-2018.

Dana hasil IPO tersebut bakal digunakan perseroan untuk melakukan ekspansi bisnis, terutama untuk meningkatkan kapasitas produksi pipa-nya.


"Dananya kita akan gunakan untul ekspansi bisnis," kata Steven di Gedung BEI Jakarta, Jumat (8/3/2018).

Steven bilang saat ini kapasitas produksi perusahaannya baru sekitar 200 ribu ton pertahun, sehingga jika nanti ada tambaham dari pagelaran IPO dirinya berharap kapasitas produksinya meningkat, sehingga mampu untuk melakukan ekspor pipa ke negara lain. "Kami juga sedang menjajaki pasar ekspor," kata Steven.

Ia mengatakan, demi memperluas cakupan usahanya di wilayah Asia, perusahaan ini bakal bekerja sama dengan Jepang dan negara-negara di wilayah Eropa. Steven menargetkan tahun depan perusahaan akan mengekspor produk-produknya ke regional Asia.

Saat ini pipa PVC Rucika diklaim menjadi penguasa pasar domestik dengan market share hingga 50%. Tahun ini, Wahana Vinyl Nusantara menargetkan pertumbuhan kinerja sebesar 10%, dan keuntungan sekitar Rp500 miliar. [hid]
#IPO2018 #WahanaVinylNusantara
BERITA TERKAIT
Inilah Cara PT Krakatau Steel Bawa KBS Segera IPO
PT Steadfast Marine Ingin Garap Tol Laut
(Pascalibur Lebaran) Aktivitas Pemodal di Bursa Saham belum Normal
Khawatir Perang Dagang, Bursa Tokyo Bergeming
Miliarder Mellon: Perang Dagang Awal Koreksi Besar
Bursa Saham Ausie Hijau meski Wall Street Loyo
(Bursa Dirut BEI) Inarno Jayadi 'Pede' Bisa Singkirkan Tito

ke atas