MOZAIK

Selasa, 13 Maret 2018 | 21:00 WIB
(Syair)

Rahim Bumi

Rahim Bumi
(Foto: Istimewa)

Hutan daun-daun pohon
Menjangan di sisi telaga
Ada jerit dari rahim bumi tertahan
Geliat menjangan diterkam lawan

Bundakah itu atau langit pemberi kehidupan
Atau Kau atau siapa bersisi api sunyi
Kegelisahan ini adalah pertempuran
Bila reda bila gapai penghabisan

Jauh ada senyap dekat sukma dedaunan
Desah bisik-bisik musim ke ujung kehidupan
Gelepar sayap rantai dari lubuk jauhari
Ke rongga telaga itu jerit yang sunyi

Menjangan, telaga, dedaunan hijau
Sejuta senja terbantun
Kau dan aku dalam ngungun waktu
Kau dan aku!

[Korrie Layun Rampan]

BERITA TERKAIT
Menunda Amal Baik Penyakit Hati Sangat Tercela
Kisah Tiga Musafir Berebut Roti dan Air Minum
Siapakah Kiranya Wanita Terbaik Itu?
Marah Pertanda Tunduknya Kita kepada Setan
Mengapa Shaf Lelaki Paling Depan Lebih Utama?
Berani Melihat Dosa Sendiri
Perangilah Wali-wali Setan Itu!

ke atas