MOZAIK

Selasa, 13 Maret 2018 | 16:00 WIB

Empat Solusi Jika tak Punya Keturunan

Empat Solusi Jika tak Punya Keturunan
(Foto: Ilustrasi)
ADA rumah tangga yang memiliki masalah karena tak juga beranak. Karena si bayi yang dinanti ke kehidupan suami-istri tak kunjung menghampiri.

Untuk suami istri yang punya masalah tersebut, hendaknya dicamkan bahwa masalah hamil dan tidaknya istri bukan kuasa pasutri itu sendiri. Hal itu merupakan takdir Allah. Suami istri harus menyadari bahwa hamil atau tidak hamilnya si istri itu merupakan takdir Allah SWT.

Bisa saja Allah sedang menguji keduanya dengan kemandulan, dan menguji sebagian yang lainnya dengan anak-anak perempuan yang banyak serta menguji sebagian yang lainnya lagi dengan anak-anak laki-laki yang banyak. Allah azza wajalla berfirman:

Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki. Atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa) yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Mahakuasa.(QS. asy-Syuro [42]: 49-50)

Beberapa gagasan berikut mungkin bisa menjadi solusi:

1. Banyak bersabar dan berdoa

Bila keadaan seperti ini yang menimpa Anda berdua, maka sebagai istri harus banyak bersabar dan berdoa, serta banyak-banyak berharap pahala dari Allah atas apa yang menimpa. Semua ini hanyalah cobaan semata. Kuatkan doa dan berharap hanya kepada Allah agar diberi karunia anak.


Perhatikan bagaimana Nabi Zakariya alaihis salam berdoa. Dengan ketulusan dan ketundukan, beliau panjatkan doa, sehingga Allah pun memperbaiki organ reproduksi istri beliau menjadi bisa mengandung dan melahirkan seorang anak, ialah Nabi Yahya alaihis salam.

2. Suami harus lebih sabar

Seorang istri yang memang belum bisa memberi keturunan buat suaminya hendaknya berusaha dengan maksimal agar suaminya pun bisa bersabar. Dengan sifat kasih sayangnya, istri harus bisa memberikan pengertian kepada suaminya dan menjadikannya memahami hikmah yang baik di balik belum datangnya anak. Bisa jadi belum punya anak ini memang yang paling baik buat Anda berdua mengingat kesiapan untuk mendidik anak-anak menjadi sholih dan sholihah yang masih belum memadai. Sementara punya anak namun tidak sholih lagi durhaka tentu lebih menyengsarakan dan bisa menjadi penghalang pasutri untuk bisa senantiasa taat dan mendekat kepada Allah azza wajalla.

3. Pupuk Ketakwaan Suami

Adapun bagi suami, hendaknya meningkatkan ketakwaannya kepada Allah azza wajalla dengan menerima takdir memiliki istri yang belum juga bisa memberikan keturunan . Jangan hanya melihat kekurangan istrinya ini, namun lihatlah kelebihan lain yang banyak pada dirinya.

4. Poligami Bisa Jadi Pilihan

Apabila suami berkeinginan kuat untuk menikahi wanita lain yang subur, maka istri harus bersikap bijak. Istri jangan melihat dengan sebelah mata, jangan mengukur kecintaan suami hanya terbatas pada keturunan semata, namun berilah solusi yang baik. Senantiasa ingatkan bahwa dia berkewajiban berbuat adil terhadap semua istrinya. Suami juga tidak boleh menzalimi istri pertamanya, ia harus tetap mencintainya dan menunaikan hak-haknya. []

#Keturunan #Anak
BERITA TERKAIT
Mengapa Anak Harus Dididik Mencintai Rasulullah?
Fatwa MUI tentang Larangan Kembang Api dan Petasan
Menarik! Dua Kebahagiaan bagi Orang yang Berpuasa
Awas! 3 Hal yang Menjadikan Puasa Kita Sia-Sia
Mengapa Doa-doa Kita tak Kunjung Diijabah?
Awas! Bulan Ramadan tetap Pacaran (2)
Awas! Bulan Ramadan tetap Pacaran (1)

ke atas