NASIONAL

Senin, 12 Maret 2018 | 17:13 WIB

Polri Sebut Aris Budiman Berpeluang Jadi Kapolda

Muhammad Yusuf Agam
Polri Sebut Aris Budiman Berpeluang Jadi Kapolda
Brigjen Pol Aris Budiman (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal menyebut Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Pol Aris Budiman bisa diproyeksikan menjadi salah satu Kapolda di Indonesia setelah tidak menanggalkan jabatannya.

Iqbal melanjutkan, Aris juga dimungkinkan bisa menjabat salah satu direktur dan kepala biro di salah satu satuan kerja yang dimiliki oleh Korps Bhayangkara. Tetapi, hingga kini, Iqbal belum menyebut secara pasti Aris akan ditempatkan di posisi apa.

"Karena siapa yang tugas di KPK dan sudah selesai bisa kembali ke institusinya," ujar Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (12/3/2018).

Iqbal mengatakan, ditariknya Aris Budiman ke Polri untuk memberikan kesempatan kepada jenderal polisi bintang satu itu untuk merasakan pengalaman baru di KPK. Apalagi, sambung Iqbal, karir Aris disebut masih panjang.

"Tentu dengan open bidding ini kami melihat pak Aris Budiman kembali ke polri dan tentunya melanjutkan Tour Of Duty di polri karena pak Aris kan tergolong junior. Masih panjang masa dinasnya," kata Iqbal.

KPK melakukan lelang jabatan untuk posisi Deputi Penindakan dan Direktur Penyidikan KOK, mengingat Heru Winarko yang sebelumnya Direktur Penindakan KPK kini dilantik menjadi Kepala BNN. Sedangkan Dirdik sebelumnya diisi oleh Aris Budiman, dan kini akan ditarik Polri.

Sementara itu, Polri sudah mengirimkan tiga nama yang diajukan untuk menjadi Dirdik KPK. Mereka adalah, Kombes Pol Edy Supriyadi, Staf SDM Mabes Polri Kombes Pol Andy Hartoyo dan Kasubdit IV Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol Djoko Poerwanto.[jat]
#Polri #ArisBudiman
BERITA TERKAIT
Komisi Yudisial Pantau Praperadilan Gunawan Jusuf
Penjelasan Polri Soal Kasus Gunawan Jusuf
Pemilu 2019, Polri: KKB Jadi Prioritas
Polisi Tangkap 2 Pengunggah Video Hoax Ricuh di MK
(Pemilu 2019) Kapolri: Deteksi Dini dan Jaga Netralitas
Hakim Tunda Praperadilan Perdana Gunawan Jusuf
Polri Teken Kerja Sama Penegakkan Hukum Migas

ke atas