METROPOLITAN

Senin, 12 Maret 2018 | 19:54 WIB

Fery Farhati Ajak untuk Pendekatan Alternatif PAUD

Fery Farhati Ajak untuk Pendekatan Alternatif PAUD
(Foto: inilahcom/Dok)
INILAHCOM, Jakarta - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DKI Jakarta, Fery Farhati mengajak beberapa penggiat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mempelajari alternatif pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan di ruang kelas.

Dia mengajak 20 perwakilan dari Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) dan Bunda PAUD di Jakarta berkunjung ke salah satu sekolah PAUD yang memiliki kelas dengan Pendekatan Montessori di Jakarta Utara (12/08/18).

"Semakin banyak kita mempelajari pendekatan pembelajaran, semakin mudah bagi para guru PAUD untuk menentukan pendekatan mana yang paling sesuai untuk anak-anak," tutur Fery yang mengambil master pendidikan di bidang Applied Family & Child Study Northern Illinois University, USA ini.

Fery menambahkan, selain pendekatan montessori yang menerapkan cara berbeda pada masing-masing anak dan memberikan pengetahuan holistik pada anak tenang keseharian, banyak pendekatan yang dapat diterapkan untuk anak usia dini.

Beberapa diantaranya adalah pendekatan VYGOTSKY yang menerapkan pembelajaran sosiokultural, Pendekatan High Scope yang membentuk anak menjadi pembelajar aktif, Pendekatan Bank Street yang mengatakan bahwa pembelajaran dilakukan berdasarkan hal yang disukai anak, dan masih banyak lagi.

Bunda PAUD DKI Jakarta tersebut juga berharap terjadi kolaborasi antara sekolah PAUD yang belum ataupun sudah menerapkan pendekatan yang tepat untuk anak usia dini.

"Saya berharap semua anak usia dini di Jakarta memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan terbaik di usia emasnya," tutup Fery.

Humas HIMPAUDI Provinsi DKI Jakarta, Daisy Yospita juga mengungkapkan selama ini pihaknya terus memberikan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan wawasan guru-guru dalam mengajar.

"Salah satunya dengan kunjungan ke PAUD yang memiliki pendekatan belajar berbeda. Tentunya setelah melakukan kunjungan ini kami akan mengajak guru-guru PAUD di wilayah Jakarta untuk lebih giat mendalami dan mempraktikan pendekatan pembelajaran tersebut untuk anak didik kami," katanya.

Anak di dalam kelas dengan Pendekatan Montessori diberikan pengetahuan holistik yang paling dekat dengan kehidupan di lingkungannya.

Aktivitas anak dibagi dalam beberapa bagian yaitu kebiasaan sehari-hari, kerajinan dan kesenian, bahasa, budaya Indonesia, budaya dunia, ilmu pengetahuan alam, dan matematika.

Anak juga bebas memilih aktivitas apa yang disukainya dan selalu dikenalkan dengan konsep konkrit sebelum beranjak ke konsep abstrak. Misalnya belajar angka dengan balok kayu, belajar bahasa dengan suara, dan sebagainya. Harapannya, anak lebih mudah untuk memahami hal baru dalam kehidupannya.[jat]
#PAUD
BERITA TERKAIT
Polisi Pastikan Anak Ahmad Dhani Tidak Kecelakaan
Polwan Densus Ditabrak, Polisi Periksa CCTV
Siang Ini Hujan Lokal di Jakbar dan Jaksel
Kecelakaan Beruntun di Tol Kamal
Kamera CCTV e-Tilang Dipesan dari Cina
Uji Coba e-Tilang Sudirman-Thamrin Dimulai Oktober
Polisi Tangkap Pengedar Pil Koplo di Bekasi

ke atas