MOZAIK

Rabu, 14 Maret 2018 | 12:00 WIB

Rezeki Halal Mewariskan Amalan Saleh

Rezeki Halal Mewariskan Amalan Saleh
(Foto: ilustrasi)
REZEKI dan makanan yang halal adalah bekal dan sekaligus pengobar semangat untuk beramal shaleh. Buktinya adalah firman Allah Taala,

Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang thoyyib (yang baik), dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Muminun: 51). Said bin Jubair dan Adh Dhohak mengatakan bahwa yang dimaksud makanan yang thoyyib adalah makanan yang halal (Tafsir Al Quran Al Azhim, Ibnu Katsir, 10: 126).

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, Allah Taala pada ayat ini memerintahkan para rasul alaihimush sholaatu was salaam untuk memakan makanan yang halal dan beramal sholeh. Penyandingan dua perintah ini adalah isyarat bahwa makanan halal adalah pembangkit amal shaleh. Oleh karena itu, para Nabi benar-benar memperhatikan bagaimana memperoleh yang halal. Para Nabi mencontohkan pada kita kebaikan dengan perkataan, amalan, teladan dan nasehat. Semoga Allah memberi pada mereka balasan karena telah memberi contoh yang baik pada para hamba. (Tafsir Al Quran Al Azhim, 10: 126).

Bila selama ini kita merasa malas dan berat untuk beramal? Alangkah baiknya bila kita mengoreksi kembali makanan dan minuman yang masuk ke perut kita. Jangan-jangan ada yang perlu ditinjau ulang. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

Sesungguhnya yang baik tidaklah mendatangkan kecuali kebaikan. Namun benarkah harta benda itu kebaikan yang sejati? (HR. Bukhari no. 2842 dan Muslim no. 1052)

[baca lanjutan: Makanan Halal, Pencegah dan Penawar Penyakit]
#Haram #Makanan #Doa #Neraka #Hadis #Alquran
BERITA TERKAIT
Benarkah Lihat Rasulullah tak Dibakar Api Neraka?
Bolehkah Alquran Buat Mas Kawin?
Al Fatihah, Surat Paling Istimewa dalam Alquran
Doa Rasulullah Agar Terhindar Bahaya
Alasan Diharamkannya Emas Bagi Laki-laki
Zikir Singkat Terbebas Api Neraka
Baca Quran Rajin, Tauhid tak Nampak, Syirik Terus

ke atas