PASAR MODAL

Selasa, 13 Maret 2018 | 11:45 WIB

IPO Perusahaan Tambang tak Mesti Untung Dulu

Mohammad Fadil Djailani
IPO Perusahaan Tambang tak Mesti Untung Dulu
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini tengah mempersiapkan sebuah draft untuk menerbitkan peraturan yang mempermudah pencatatan saham bagi perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan mineral dan batubara (minerba).

Yang penting perusahaan tambang tersebut sudah mendapat Izin Usaha Pertambangan (IUP) operasi produksi dari instansi berwenang.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat mengatakan draft tersebut sudah final dikerjakan dan akan segera di berikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dipelajari lebih lanjut.

"Jadi memang bursa ingin membuat sebuah kemudahan, perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang tambang (untuk Initial Public Offering/IPO)," kata Samsul saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (13/3/2018).


Maka dari itu untuk memperluas peluang perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan minerba guna mendapatkan pendanaan dari pasar modal, maka BEI menerbitkan Peraturan Nomor I-A.1 tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara dan juga draft bernomer I-A.2 yang bergerak di bidang perminyakan.

"Nah tentunya ini butuh koordinasi antara kementerian ESDM, kita juga koordinasi dengan profesi-profesi yang menangani hal tersebut," katanya.

Samsul bilang tujuan dari penerbitan aturan ini untuk mempermudah perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang tersebut untuk dapat IPO dan mendapatkan modal kerja dari pasar modal.

"Kalau pakai aturan umum mereka kan harus punya pendapatan dulu, harus punya proyeksi, tapi karena ada aturan khusus ini mereka tak perlu untung dulu untuk IPO," katanya.

Samsul bilang finalisasi aturan ini diharapkan bisa terbit pada kuartal III pada tahun 2018. "Kuartal III 2018 selesai," katanya. [jin]
#IPO #BEI #Pertambangan #SamsulHidayat
BERITA TERKAIT
BEI Sosialisasi Jadi Investor Saham Andal
(Sepanjang Semeter I 2018) BEI Layani Penerbitan Efek Utang Senilai Rp57,5 T
(Rehat Siang) IHSG Terkurung di Zona Merah 51 Poin ke 6.055
Kedatangan 3 Emiten Baru, Bos BEI Semringah
Saham MNC Studios Kelebihan Permintaan 1 Kali
IPO, Sriwahana Berharap Perkuat Modal Bahan Baku
(Listing Perdana) Saham MNC Studio Langsung Masuk Zona Merah

ke atas