PASAR MODAL

Selasa, 13 Maret 2018 | 17:59 WIB

PT Timah Bagikan 1.000 Sembako Korban Banjir

PT Timah Bagikan 1.000 Sembako Korban Banjir
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Pangkalpinang - Perseroan Terbatas Timah Tbk membagikan 1.000 paket sembako untuk korban banjir di Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada warga terkena bencana alam di daerah itu.

"Kami berharap bantuan semabko ini dapat meringankan beban korban banjir dalam memenuhi kebutuhan pokoknya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PT Timah Tbk Anggi Budiman Sihaan di Pangkalpinang, Selasa (13/3/2018).

Ia menjelaskan paket sembako berisikan beras, minyak goreng, gula pasir, dan lainnya diberikan kepada 1.000 korban banjir yang tersebar di empat kelurahan yaitu Ulu, Culong, Belo Laut dan Kelurahan Sungai Baru Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat yang terendam banjir dengan ketinggian air 0,5 hingga 1,6 meter pada Minggu (11/3/2018).

"Kita turut berduka dan siap membantu meringankan beban warga yang terkena bencana alam ini," katanya.

Selain membagikan paket sembako, PT Timah juga membuka dapur umum dan pelayanan kesehatan gratis di titik-titik pengungsian korban banjir.

"Kita juga mengerahkan peralatan dan membantu warga membersihkan sampah dan lumpur material banjir," katanya.

Anggi mengatakan pada hari terjadinya banjir di Muntok, PT Timah langsung mengerahkan 30 personil tim tanggap darurat bencana Unit Metalurgi untuk mengevakusasi korban banjir yang terjebak air setinggi 1,6 meter ke titik-titik pengungsian.

"Kami bergerak cepat merespon bencana banjir di Muntok dan mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban korban banjir," katanya. [tar]

#Timah #KorbanBanjir
BERITA TERKAIT
Laba PT Timah Menyusut 15% Jadi Rp255,5 M
PT WTR Suntik Modal di Proyek Tol Solo-Ngawi
Saham Sandiaga Uno di SRTG Turun Jadi 22,6%
Demi Infrastruktur, Emiten ini Punya Crane Raksasa
Garuda Kembali Layani Rute Jakarta-London
Inilah Alasan Wall Street Bisa Bergerak Datar
(Kecelakaan Kerja pada anak Usaha) Otoritas BEI Minta Penjelasan Emiten SOCI

ke atas