PASAR MODAL

Selasa, 13 Maret 2018 | 18:11 WIB

Ini Faktor Penopang Penguatan Wall Street

Wahid Ma'ruf
Ini Faktor Penopang Penguatan Wall Street
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, New York - Bursa saham AS di Wall Street berpotensi menguat tipis pada perdagangan Selasa (13/3/2018).

Investor melakukan langkah hati-hati menjelang sebuah update penting mengenai harga konsumen di kemudian hari. Investor telah menjadi sangat sensitif terhadap data inflasi dan apa arti kenaikan untuk lintasan suku bunga Federal Reserve tahun ini.

Dow futures YMM8, + 0,26% naik 65 poin, atau 0,3% menjadi 25.302. Sementara S & P 500 futures ESM8, + 0,23% beringsut naik 6,4 poin atau 0,2% menjadi 2.795,25. Nasdaq-100 futures NQM8, + 0,12% naik 9,25 poin atau 0,1% menjadi 7.175,25

Industrial membuat kerugian untuk dua indeks utama pada hari Senin, dengan Dow Jones Industrial Average DJIA, -0,62% turun 0,6% menjadi 25,178.61, dan indeks S & P 500 SPX, -0,13% tergelincir 0,1% menjadi 2.783,02. Melawan tren yang lebih lemah, Indeks Komposit Nasdaq COMP, + 0,36% ditutup naik 0,4% menjadi 7.588,32.

Semua mata akan berada pada harga konsumen pada pukul 8:30 am Eastern Time, dengan para ekonom yang disurvei oleh MarketWatch. Mereka memperkirakan kenaikan 0,2% untuk bulan Februari.

Dengan inflasi yang lebih ringan kemungkinan didorong oleh harga bensin yang lebih rendah. Harga inti, yang mengeluarkan gas dan makanan, diperkirakan akan naik dengan jumlah yang sama.

Secara tahunan, headline harga konsumen bertahan pada 2,1% pada bulan Januari, dan harga inti tidak berubah pada 1,8%, seperti mengutip marketwatch.com.

Angka inflasi yang lebih kuat dari perkiraan dapat mendorong bank sentral mendekati empat kenaikan, bukan tiga yang seharusnya dilakukan oleh Federal Reserve, sesuatu yang dapat membebani saham. The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga di bulan Maret, namun dewan juri secara agresif akan bertindak di luar itu.

Ekuitas reli akhir pekan lalu setelah pertumbuhan upah turun lebih rendah dari perkiraan, namun mengarah ke wilayah koreksi pada awal Februari setelah upah melonjak.

Saham Qualcomm Inc QCOM, -0,35% turun 5% dalam perdagangan premier yang tipis, setelah Presiden A.S Donald Trump pada hari Senin memblokir tawaran strategis AVGO Broadcom Ltd, + 3,57% $ 117 miliar untuk kelompok semikonduktor, dengan alasan keamanan nasional.

Saham Eropa SXXP, + 0,12% bergerak di antara kenaikan dan kerugian moderat, sementara pasar Asia mengalami mixed day.

Indeks Dolar AS A.E., DX + 0,11% naik 0,2%, sedangkan harga emas GCJ8, -0,15% beringsut lebih rendah, dan harga minyak CLJ8, + 0,6% lebih lemah. Imbal hasil pada Treasury TMUBMUSD10Y A.S. 10 tahun, + 0,52% naik 1 basis poin menjadi 2,881%.
#BursaSaham #DolarAS #IHSG
BERITA TERKAIT
Menakar Peruntungan IHSG di Tahun Politik
IHSG Berakhir Untung 61,8 Poin di 5.873
Rupiah Masih Bakal Bergerak Liar dan Sulit Menguat
Rehat Siang, Cuan IHSG 57,72 Poin di 5.869
Buka Sesi I, IHSG Positif 24 Poin di 5.835
Harga Emas Jatuh Cemaskan Perang Tarif
Harga Minyak Mentah Naik 1% Lebih

ke atas