NASIONAL

Selasa, 13 Maret 2018 | 18:36 WIB

Ini yang Dibahas NasDem Saat Bertemu KPK

Agus Irawan
Ini yang Dibahas NasDem Saat Bertemu KPK
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan mengatakan KPK dan partai NasDem membahas sejumlah persoalan salah satunya soal pendanaan parpol dan kerja sama KPK dengan Parpol.

"Catatan KPK pertama kali DPP Parpol datang ke KPK, kita diskusi bagaimana penguatan partai, tentang pendanaan, biaya politik bagi kader-kader yang maju menjadi peserta Pilkada 2018, dan soal sistem Pilkada," kata Pahala di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018).

Dia menjelaskan kerja sama yang dengan parpol adalah soal informasi tentang kader parpol guna menguatkan pecegahan melalui parpol.

"Kita bahas soal kerja sama seperti KPK miliki informasi tentang kader partai kita sampaikan juga ke parpol, kedua soal kuatkan pencegahan korupsi," ujarnya.


Sebelumnya, Sekjen Partai NasDem, Jhonny G Plate mengatakan pihaknya ingin mengajak kerja sama antara penegak hukum dengan partai politik (Parpol) dalam mencegah korupsi.

Jhonny menyebutkan pembahasan kerja sama penegak hukum dengan parpol dilakukan DPP Nasdem bersama KPK yang diwakili Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, Basaria Pandjaitan dan Deputi Pencegahan Pahala Nainggolan.

"Kita bersama membangun tata negara yang baik, membangun pencegahan korupsi yang lebih efektif, dengan penegak hukum seperti KPK, Polri dan Kejagung dengan parpol," kata Jhonny usai bertemu dengan pimpinan KPK di Gedung KPK.

Dia mengungkap dengan kerja sama parpol dengan penegak hukum akan membentuk parpol sebagai sumber rekuitmen pimpinan naisonal.[jat]
#KPK #NasDem
BERITA TERKAIT
(Kasus Suap PLTU Riau 1) KPK Dalami Pertemuan Dirut PLN dengan Tersangka
Diperiksa KPK, Sofyan Jelaskan Tugasnya Dirut PLN
Daftarkan 2 Mantan Napi Caleg, Ini Kata Airlangga
KPK Minta KPU Coret Napi Yang Masih 'Nyaleg'
KPK Periksa Dirut PLN Terkait Kasus Suap PLTU Riau
Idrus Akui Dekat dengan 2 Tersangka Suap PLTU Riau
Politikus Golkar Ini Serahkan Rp2 Miliar ke KPK

ke atas