EKONOMI

Selasa, 13 Maret 2018 | 19:45 WIB

Bamsoet Minta Pemilihan KPPU, BI, BPK Dikebut

Bamsoet Minta Pemilihan KPPU, BI, BPK Dikebut
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta komisi dan alat kelengkapan DPR mempercepat pemilihan Komisioner KPPU, Gubernur BI, Deputi Gubernur BI, anggota BPK, dan Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial di MA.

Keinginan Bamsoet, sapaan akrabnya, diutarakan saat menggelar pertemuan informal Pimpinan DPR dengan para Pimpinan Fraksi, Pimpinan Komisi dan Pimpinan alat kelengkapan DPR RI, di Ruang Rapat Pimpinan DPR, Selasa (13/3/2018).

"Saya sudah minta kerjasama dari pimpinan Fraksi, pimpinan komisi dan pimpinan alat kelengkapan dewan lainnya menggerakan anggotanya di Komisi terkait agar mempercepat proses pemilihan berbagai posisi penting di beberapa lembaga negara. Kita targetkan pemilihan komisioner KPPU di Komisi VI, Pemilihan Gubernur BI, Pemilihan Deputi Gubernur BI serta Pemilihan Anggota BPK di Komisi XI dan Pemilihan Hakim Ad Hoc di Komisi III bisa selesai secepatnya, terang Bamsoet.

Ia menekankan, pemilihan komisioner KPPU menjadi prioritas mendesak yang harus diselesaikan DPR. Ham itu lantaran masa jabatan komisioner KPPU yang seharusnya sudah berakhir pada 27 Februari 2018 sudah diperpanjang oleh Presiden Jokowi sampai 27 April 2018.

"Saya meminta Komisi VI segera melakukan fit and proper test terhadap 18 orang calon komisioner KPPU periode 2017-2022 yang sudah lulus panitia seleksi. Perpanjangan waktu dua bulan ini akan digunakan secara maksimal oleh Komisi VI DPR untuk memilih 9 orang komisoner yang akan memimpin KPPU," ucap Bamsoet.

Senada, Bamsoet juga mendorong Komisi XI agar segera melakukan fit and proper test terhadap Perry Warjiyo (Deputi Gubernur BI) yang diajukan Presiden Jokowi menjadi Gubernur BI.

"Sejalan dengan pencalonan Pak Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI, Komisi XI juga akan melakukan fit and propert test terhadap 3 calon pengganti beliau sebagai Deputi Gubernur BI. Mudah-mudahkan dapat dilaksanakan dalam waktu yang tidak terlalu lama," Bamsoet berkata.

Ia mengingatkan Komisi XI juga mempunyai agenda lain memilih anggota BPK pengganti anggota BPK Agus Joko Pramono yang segera habis masa jabatannya. Proses pemilihan ini diawali dengan pendaftaran dan seleksi administrasi terhadap para calon yang mendaftar.

"Para calon anggota BPK yang sudah lolos seleksi administrasi di Komisi XI, kalau tidak salah 19 kandifat dan selanjutnya akan menjalani fit and propert test. Bagi yang terpilih akan menjabat sebagai anggota BPK periode 2018 - 2023," paparnya.

Satu agenda lain yang tak kalah penting disebutkan Bamsoet adalah pemilihan Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial di Mahkamah Agung. Mengenai kandidit yang akan diseleksi, Ketua Komisi Yudisial (KY) Aidul Fitriciada Azhari dikatakannya telah menyerahkam empat calon kepada DPR RI.

"Kita apresiasi kinerja KY dalam menyeleksi calon Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial di Mahkamah Agung. Selanjutnya saya mendorong Komisi III dapat memberikan penilaian terhadap para calon tersebut," pesan mantan Ketua Komisi III ini.

Menghadapi berbagai agenda penting pemilihan pimpinan di berbagai lembaga negara tersebut, Bamsoet menegaskan semua proses pemilihan harus berlangsung transparan dengan mengedepankan asas profesionalitas dan kredibilitas. Pemilihan menurutnya tak perlu berlarut-larut sehingga tidak terjadi kekosongan pimpinan di berbagai lembaga negara.

"DPR Jaman Now speed kinerjanya harus ngebut. Jangan sampai ada kesan DPR mengulur waktu dan lambat menjalankan tugas. Saya mohon dukungan masyarakat agar DPR dapat menjalankan tugasnya dengan cermat, tepat, dan kilat," tukasnya. [tar]

#DPR #KPPU #BI #BPK
BERITA TERKAIT
Nasdem Tolak Revisi UU BUMN, Ini Alasannya
Polisi Nemu Kosmetik Oplosan, BPOM Kerjanya Apa?
Tragedi Infrastruktur Papua, DPR Apresiasi Jokowi
DPR Minta Importir Bawang Putih Nakal Dicoret
Setelah Gaduh Beda Data Beras Munculah Jagung
Gaduh Utang BUMN Rp5.000 T, Menteri Rini Melawan
Stok Daging di Jakarta Aman Sampai Tahun Depan

ke atas