NASIONAL

Rabu, 14 Maret 2018 | 01:02 WIB

Nasir: Larangan Cadar tak Boleh Jadi Diskriminasi

Nasir: Larangan Cadar tak Boleh Jadi Diskriminasi
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir (Foto: inilahcom/Didik)

INILAHCOM, Malang - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir menyebut aturan busana terkait penggunaan cadar di perguruan tinggi di Indonesia merupakan wewenang dari pihak rektorat terkait.

Nasir, menegaskan jika pelarangan penggunaan cadar bukan urusan Kemenristek Dikti. Nasir menyebut yang dilarang di perguruan tinggi di Indonesia bukanlah cadar tapi paham radikal.

"Yang tidak boleh hanyalah satu radikalisme. Rektor yang harus bertanggungjawab dan rektor yang akan berurusan dengan saya jika ada radikal di kampus," kata Mohamad Nasir di Polinema Malang, Selasa, (13/3/2018).

Nasir berharap tidak ada diskriminasi di kampus Indonesia dalam aturan berbusana, termasuk penggunaan cadar. Ia berjanji perguruan tinggi di bawah Kemenristek Dikti tidak akan melakukan diskriminasi baik melalui suku, agama dan gender.

"Pelarangan cadar bagi saya jangan lakukan diskriminasi di kampus. Saya sampaikan ke seluruh perguruan tinggi di bawah Kementrian Riset dan Teknologi tidak boleh melakukan diskriminasi," tandasnya.[Beritajatim]

#Menristekdikti #Cadar
BERITA TERKAIT
Pindahkan Posko Ke Jateng Bikin Banyak Pihak Takut
Strategi Prabowo-Sandi Pindahkan Posko Sudah Pas
Longsor, Akses Aceh Tengah-Nagan Raya Terputus
BPN Prabowo-Sandi Kawal Pelanggaran Kades
3 Pemuda Ditangkap Saat Pesta Sabu
Menhub Sebut Pencarian Korban JT-610 Masih Lanjut
Malam Jumat, Jokowi Kunjungan Kerja ke Aceh

ke atas