NASIONAL

Selasa, 13 Maret 2018 | 21:16 WIB

Uu Ruzhanul Ulum Sosok Sederhana dan Cerdas

Ajat M Fajar
Uu Ruzhanul Ulum Sosok Sederhana dan Cerdas
Calon wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum (kiri) (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bandung - Calon wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum adalah sosok yang sederhana dan cerdas serta mempunyai jejak pengalaman memimpin Tasikmalaya.

Pengalaman itulah yang membantuk karakter dia yang sangat sesuai dengan budaya masyarakat Sunda.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Arfi Rafnialdi mengungkapkan pengalaman Uu Ruzhanul dalam memimpin Kabupaten Tasikmalaya membentuk karakternya yang bekerja cepat, memiliki banyak ide dan gagasan.

"Tidak mungkin dia bisa memecahkan persoalan secara taktis dan tepat tanpa memiliki pengalaman memimpin wilayah, kata dia di Bandung, Selasa (13/3/2018).

Arfi mengungkapkan, Kang Uu sering memberikan masukan yang cerdas. Contoh, ketika timnya merumuskan visi misi RINDU dan mewawancarai Kang Uu.

"Dia sangat lancar menyampaikan gagasan cerdasnya tentang bagaimana mensejahterakan masyarakat. Tidak mungkin ide dan gagasan brilian itu keluar, tanpa dia memiliki pengalaman dalam pemecahan masalah," kata dia.

Sementara itu, Koordinator Relawan Jabar Juara Hanief Mochammad menambahkan, Kang Uu adalah orang cerdas dan sangat beruntung. Dalam usia muda, dia sudah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, disusul Bupati Tasikmalaya dua periode.

"Melihat karirnya di politik yang moncer, kita bisa melihat bahwa Kang Uu adalah tokoh yang diperhitungkan, dengan segala kekurangan dan kelebihannya, dia berani untuk maju dan mengambil keputusan," kata dia.

Dalam berkomunikasi, menurut Hanief, Kang Uu juga memiliki gaya komunikasi verbal yang bagus, bahasanya sederhana. Dia mampu menyampaikan persoalan-persoalan rumit di wilayah kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah dimengerti.

"Yang dibutuhkan sekarang ini adalah pemimpin yang bisa mengkomunikasikan persoalan-persoalan dengan bahasa yang sederhana agar pesan itu mudah diterima masyarakat," kata dia.

Hanief menjelaskan, Kang Uu dan Kang Emil, bisa saling melengkapi, karena memiliki pengalaman yang berbeda, yang satu pernah memimpin pedesaan, yang satu memimpin perkotaan.

"Gaya komunikasi Kang Emil mudah diterima di kalangan perkotaan, sementara Kang Uu bisa menjadi komunikator untuk masyarakat di pedesaan, jadi keduanya saling melengkapi," kata dia.

Selama menjadi Bupati Tasikmalaya dua periode, sekitar 40-an penghargaan diraihnya. Pada tahun 2012, ditahun pertamanya memimpin kota santri itu, Kang Uu berhasil menaikkan prestasi kinerja ASN dari rangking 250 pada 2011 menjadi rangking 20.

"Itu lompatan yang luar biasa dalam mengawali karirnya sebagai Bupati," ujar Hanief.

Kang Uu juga mengungkapkan, berbagai prestasi pernah diraihnya selama memimpin Kabupaten Tasikmalaya. Antara ini, meraih penghargaan dalam hal penyerapan anggaran terbaik ketiga tingkat nasional, penghargaan sebagai Bupati yang peduli pada sosial kemasyarakatan dari Presiden Joko Widodo, penghargaan bidang pertanian dari Presiden Jokowi, tiga tahun berturut-turut karena mampu meningkatkan produksi gabah kering 10 persen, penghargaan dari Menteri Dalam Negeri, sebagai pembina desa terbaik.

"Semua penghargaan itu adalah hadiah, karena saya bekerja bukan untuk meraih penghargaan, tapi menjalankan amanah yang dititahkan oleh rakyat kepada saya. Sebagai bupati saya adalah pelayan bagi rakyat saya," ucap Uu.[jat]

#PilgubJabar2018 #RidwanKamil #UuRuzhanulUlum #Pilkad
BERITA TERKAIT
Kang Emil Jualan Kopi Hingga ke Rusia
Emil Nilai Pemimpin Era Digital Dituntut Sempurna
Sandi Lelang Gitar Seharga Rp12 Juta
Momen Saat Sri 'Tegur' Bos IMF Pose 2 Jari
(Gempa-Tsnunami Palu) TNI Lakukan KBM di Tenda Darurat Sigi
Lokasi Gempa Palu Disemprot Disinseksi Lewat Udara
10.500 Orang Awasi 5,8 Juta Peraga Kampanye

ke atas