DUNIA

Rabu, 14 Maret 2018 | 05:21 WIB
(Kasus Peracunan Mantan Mata-mata)

Menlu Rusia Panggil Dubes Inggris

Menlu Rusia Panggil Dubes Inggris
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov (Foto: voa)
INILAHCOM, Moskow--Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil Duta Besar Inggris Maria Zakharova untuk bertemu dengan pihak berwenang Rusia mengenai peracunan terhadap mantan mata-mata Rusia dan putrinya.

Panggilan tersebut dikeluarkan sehari setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan bahwa "sangat mungkin" bahwa Rusia berada di balik serangan terhadap mantan mata-mata itu dan putrinya, yang masih dalam keadaan kritis di sebuah rumah sakit setelah diketahui terpapar racun saraf lebih dari seminggu yang lalu di kota tempat tinggal mereka Salisbury di Inggris selatan.

Tim senjata kimia dan biokimia telah bekerja keras tanpa henti di lokasi serangan 4 Maret terhadap mantan mata-mata Sergei Skripal dan putrinya, Yulia.


Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan kepada anggota parlemen Senin bahwa mereka sekarang telah mengidentifikasi zat yang digunakan itu termasuk kelompok racun saraf kelas militer yang dikenal sebagai "Novichock."

May menuntut agar Moskow memberikan keterangan menyeluruh tentang program Novichock kepada Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia .

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov hari Selasa (13/3) bersikeras bahwa Moskow "tidak boleh disalahkan" dan hanya akan bekerja sama dengan penyelidikan Inggris jika pihaknya mendapat sampel racun saraf yang diyakini telah digunakan.[voa/lat]

#pembunuhan #mata-matarusia
BERITA TERKAIT
WHO Masukkan Kecanduan Game Sebagai Penyakit
24 Juni, Wanita Saudi Boleh Menyetir Lintas Negara
68 Juta Orang di Seluruh Dunia Mengungsi
(Kebijakan nol-toleransi Trump) Rekaman Audio Anak-anak yang Menjerit, Ketakutan
Korsel Gembira Pemimpin Korut Kunjungi Cina
Selesai KTT, Kim Jong-un Kunjungi Cina Lagi
Thailand Eksekusi Napi Pertama Kali Sejak 2009

ke atas