METROPOLITAN

Rabu, 14 Maret 2018 | 09:51 WIB

Kejari Tuntut 3 Terdakwa Narkoba Hukuman Mati

Happy Karundeng
Kejari Tuntut 3 Terdakwa Narkoba Hukuman Mati
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat Patris Yusrian Jaya (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat Patris Yusrian Jaya mengatakan pihaknya menuntut hukuman mati terhadap tiga terdakwa narkoba. Masing-masing Liu Yougxue (34), warga negara China, Chan Chun Kwan alias Mike (48), warga negara Hongkong, dan Andriansayah alias Perek alias Andre (36), warga negara Indonesia.

Tuntutan hukuman mati tersebut dijatuhkan kepada para terdakwa mengingat kejahatan yang telah dilakukan ketiganya sangat membahayakan termasuk juga dapat merusak generasi muda bangsa Indonesia.

"Mereka ini memiliki dan mengendalikan narkoba berupa sabu-sabu yang terbilang cukup banyak. Yakni 41,5 kilogram dan 50 kilogram sabu-sabu. Kalau sabu-sabu sebanyak itu berhasil lolos dan beredar, tentu akan bisa membuat kita teler semua," katanya di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Ia menjelaskan, ketiga terdakwa tersebut diamankan dari dua kasus yang terpisah. Pertama, yakni terdakwa Liu Yougxue jaringan narkoba asal China. Ia ditangkap Polda Metro Jaya di Ruko Taman Surya, Pengaduan, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (18/7/2017). Dari tangannya, diamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak 41,5 kilogram.

"Saat itu terdakwa Liu bersama rekannya Li Xuzhang. Namun karena saat ditangkap Li melawan, akhirnya ditembak mati oleh petugas," terangnya.

Yang kedua, terdakwa Chan Chun Kwan alias Mike (48), dan Andriansayah alias Perek alias Andre (36). Keduanya merupakan pengendali narkoba asal Hongkong dan juga narapidana yang sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Narkotika, Cipinang, Jakarta Timur dengan kasus serupa.

"Kedua terdakwa Chan dan Andre merupakan pengendali sabu-sabu sebanyak 50 kilogram yang berhasil didapat dari tersangka Santoso alias Aliong yang telah ditembak mati saat dilakukan pengembangan," ungkapnya.

Aliong ditangkap Polda Metro Jaya di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Januari 2017. Dari keterangan almarhum tersangka Aliong, petugas langsung melakukan pengembangan hingga diketahui jika barang bukti sabu-sabu yang ada pada dirinya tersebut merupakan atas kendali kedua terdakwa Chan dan Andre yang ada di LP Narkotika Cipinang.

"Setelah berhasil mengamankan kedua terdakwa. Petugas kembali melakukan pengembangan untuk mencari rekannya yang lain. Namun saat almarhum tersangka Aliong dibawa untuk memancing pelaku lainnya inisial AZ di Bandengangan, Jakarta Barat, almarhum tersangka Aliong melawan hingga ditembak mati oleh petugas," ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, diketahui barang bukti sabu-sabu tersebut didapat dari China dengan dikirim melalui jasa ekspedisi. Bahkan, jaringan kedua terdakwa tersebut telah memulai aksinya sejak 2016 lalu dengan terlebih dahulu mengirim sedikit demi sedikit. "Jadi awalnya 10 kilogram kemudian lama kelamaan banyak ngirimnya. Jaringan ini mengedarkannya di wilayah Jakarta Barat dan Utara," katanya.

Ditambahkannya Patris, ketiga terdakwa tersebut semua dilakukan penentuan dengan Pasal 114 jo Pasal 132 Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dan pada tanggal 20 Februari dan 7 Maret 2018, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jakarta Barat telah menuntut ketiga terdakwa dengan hukuman mati.

"Jadi periode Februari - Maret 2018 ini kita telah menjatuhkan tuntutan mati kepada tiga orang bandar dan pengendali narkoba. Ini dilakukan untuk memberikan efek jera bagi para bandar lainnya yang ingin masih macam-macam dan bermain narkoba," bebernya.

Jika nantinya kembali ada bandar maupun pengendali narkoba lainnya yang lebih besar ia memastikan pihaknya juga akan menjatuhkan tuntutan serupa.

"Sidang vonis terdakwa ini kita belum tahu kapan, dan sejauh ini baru menjalani sidang tahap pembacaan pembelaan," pungkasnya. [rok]
#Narkoba
BERITA TERKAIT
Ini Lokasi Rawan Narkoba di Jaksel
Polda Metro Pertimbangkan Rehabilitasi Ozzy Albar
Polisi Pastikan Ozzy Albar Positif Natkoba
Ozzy Albar Dibekuk di Dalam ATM
Putra Ahmad Albar Ditangkap Kasus Narkoba
Dagang Narkoba, Driver Ojol Dibekuk
WN Mesir Penganiaya Istri Ternyata Positif Narkoba

ke atas