DUNIA

Rabu, 14 Maret 2018 | 10:22 WIB
(Penasihat PBB)

Myanmar Terindikasi "Bersihkan" Rohingya

Myanmar Terindikasi "Bersihkan" Rohingya
Pengungsi Rohingya di Bangladesh (Foto: abc)
INILAHCOM, Dhaka--Penasihat PBB untuk pencegahan genosida mengatakan, semua informasi yang diterimanya mengindikasikan Pemerintah Myanmar berniat menyingkirkan Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine, bahkan mungkin menghancurkan mereka "yang, jika terbukti, merupakan kejahatan genosida."

Adama Dieng mengunjungi Bangladesh 7-13 Maret untuk mempelajari situasi Muslim Rohingya dan mengatakan apa yang ia dengar dan saksikan adalah "tragedi manusia yang dilakukan Pemerintah Myanmar dan masyarakat internasional."

Penduduk Myanmar, yang mayoritas Budha, tidak mengakui Rohingya sebagai kelompok etnis, dan berkeras bahwa mereka adalah migran Bengali dari Bangladesh yang tinggal secara ilegal di negara itu. Myanmar menolak mengakui mereka sebagai warga negara, sehingga mereka tidak memiliki kewarganegaraan.

Kekerasan yang kembali merebak baru-baru ini dimulai ketika gerilyawan Rohingya melancarkan rangkaian serangan pada 25 Agustus terhadap sekitar 30 pos keamanan pemerintah dan target lain.

Dieng mengatakan solusinya terletak pada pemerintah Myanmar, yang harus menciptakan kondisi supaya mereka bisa kembali dengan aman dan "mempunyai hak yang sama dengan warga Myanmar lainnya.'' [voa/lat]
#rohingya #pembersihanetnis
BERITA TERKAIT
Perempuan Rohingya Diikat, Lalu Diperkosa Tentara
Inggris akan Bahas 'Genosida Rohingya' di PBB
Seorang Pastor Italia Diculik di Niger
Risiko Kelaparan Ancam 5 Juta Anak di Yaman
Warga Eropa Barat Ingin Busana Muslim Dibatasi
Pesawat Ditembak Jatuh, Rusia Salahkan Israel
(Universitas Princess di Saudi) Mahasiswi Boleh Pergi Tanpa Mahram

ke atas