NASIONAL

Rabu, 14 Maret 2018 | 12:32 WIB

Hakim Pertanyakan Made Oka Lupa Kirim Uang e- KTP

Agus Iriawan
Hakim Pertanyakan Made Oka Lupa Kirim Uang e- KTP
(Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Pengadilan Tipikor Jakarta hari ini, Rabu (14/3/2018), kembali menghadirkan dua tersangka kasus korupsi e-KTP Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung sebagai saksi dalam sidang terdakwa Setya Novanto.

Hakim Yanto mengaku heran atas sikap saksi Made Oka Masagung yang menyebut bahwa dirinya telah lupa menerima uang dari PT Biomorf Mauritius ataupun pihak penerima dari uang yang di kirimnya.

"Anda tidak tahu, benar anda tidak ingat? tanya hakim di dalam sidang kasus korupsi e- KTP, di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018).

"Saya ingin mempelajaru sama yang Mulia," kata Made Oka.

Hakim menyebutkan, Made Oka telah diberikan waktu yang lama untuk mengingat transaksi uang dari PT Biomorft Maurtius.

"Saya tidak dapat menekan saudara, mau bohong atau tidak, saudara sudah janji mau memberi tahu tapi kalau ada uang yang diambil kamu lupa dan uang dari mana lupa?" ungkap hakim Yanto.

Made Oka juga menuturkan saat ini dia sedang mempelajari transaksi yang masuk dalam rekening di Singapura.

Selain itu, Made Oka juga meminta penyidik KPK agar membantu dirinya menyelidiki aliran uang tersebut dengan menyerahkan semua rekeningnya.

Dia menjelaskan ada uang masuk dari Biomorf Mauritius USD 1,7 juta ketika menjalani pemeriksaan penyidik KPK. Namun, dirinya lupa ke siapa uang tersebut ditransfer.

"Saya lupa uang itu ke siapa saya transfer," ucap Made Oka.

Hakim Yanto menegaskan tidak ada waktu lagi untuk mempelajari transaksi uang tersebut," Waktu sudah sangat lama, saat ini masih mau dipelajari, sama saja tidak ada kemajuan," paparnya.

Diketahui, dalam kasus ini, Novanto disebut telah menerima total uang sebesar USD 7,3 juta atas korupsi proyek e - KTP. Kemudian Uang tersebut diterima Novanto melalui tangan Made Oka Masagung dan Irvanto Hendra Pambudi Cahyo. [rok]
#SetyaNovanto
BERITA TERKAIT
(Sidang Bakamla,) Novanto Batal Bersaksi untuk Fayakhun
(Kasus Bakamla) Novanto dan Irvanto Dijadwalkan Bersaksi
Novanto Minta Dikonfrontir dengan Andi dan Nazar
Kasus E-KTP,KPK Terima Uang Pengganti dari Novanto
Kejar Aset, KPK Panggil Istri Novanto
Sel Mewah Novanto, KPK Bakal Benahi Sel Koruptor
(Klaim Punya Data Akurat) Novanto Siap Bantu KPK Bongkar Skandal Century

ke atas