GAYA HIDUP

Rabu, 14 Maret 2018 | 21:15 WIB

Tips Hilangkan Cemas Hitung Siklus Menstruasi

Mia Umi Kartikawati
Tips Hilangkan Cemas Hitung Siklus Menstruasi
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Tidak jarang perempuan merasa cemas karena siklus menstruasinya berubah setiap bulannya. Nah, ada beberapa tips yang perlu Anda ketahui untuk menghitung siklus menstruasi.

Mengutip dari Buku Saku Sehat dan Bersih saat Menstruasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, bekerja sama dengan Perkumpulan Obsteri dan Ginekologi Indonesia, serta Mundipharma, yang diluncurkan di SMP 115, Jakarta, Rabu, (14/03/2018), bisa saja setelah menstruasi pertama akan ada jeda beberapa bulan sebelum menstruasi kedua datang.

Untuk para remaja perempuan tidak perlu khawatir, karena pada dasarnya tubuh perlu waktu sekitar dua - tiga tahun untuk menyesuaikan diri sebelum akhirnya menjadi teratur.

Kuncinya adalah menstruasi teratur atau tidak, pastikan selalu mencatat hal - hal penting sesuai siklus menstruasi Anda. Berikut caranya.

1. Setiap bulan, tandai hari pertama menstruasi.

2. Hitung hari pertama menstruasi di bulan ini, lalu hari pertama di bulan berikutnya. Jumlah berapa hari tersebut adalah siklus menstruasi Anda. Rata - rata adalah 28 hari.

3. Begitu angka rata - rata siklus tersebut didapatkan, Anda bisa memperkirakan kapan hari pertama menstruasi Anda di bulan berikutnya.

4. Jika menstruasi terlambat, tidak perlu terburu - buru cemas. Perempuan yang baru mengalami menarche (haid pertama) hingga 1-2 tahun kemudian, mungkin saja sering mengalami terlambat haid karena hormon masih mengalami proses pengaturan.

Kunjungi dokter di faslitas kesehaan terdepat saja, agar bisa membantu memecahkan masalah tersebut. (tka).
#tips #cemas #hitung #siklus #menstruasi
BERITA TERKAIT
Tips Agar Hubungan dengan Pasangan Langgeng
Puncak Dulamayo, Wajib Dikunjungi saat FPDL 2018
Program Vaksin MR Akan Diperpanjang
Cara Tepat Pilih Kepiting dengan Kualitas Baik
Vaksin MR Tak Lampaui Target
Ini Dampak Ibu Hamil Kurang Asupan Garam Beryodium
Potret Tradisional Pedesaan Sambut Delegasi ICW

ke atas