EKONOMI

Kamis, 15 Maret 2018 | 00:15 WIB

Kebijakan Trump akan Bantu Rupiah

Indra Hendriana
Kebijakan Trump akan Bantu Rupiah
Presiden Amerika Serikat Donal Trump (Foto: Istimewa)
INILACOM, Jakarta - Keputusan Presiden Amerika Serikat Donal Trump menaikan tarif impor baja dan alumunium, secara langsung tidak berdampak ke Indonesia. Sebab, Indonesia bukan pengeskpor dua barang tersebut.

Indonesia lebih banyak ekspor komoditas lain seperti CPO, timah dan tembaga, kata Research Analyst dari Pialang Forex Internasional ForexTime (FXTM), Lukman Otunuga saat berbincang di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Menurut Lukman, secara langsung dampak itu akan dirasakan negara China. Sebab, negara tirai bambu itu adalah penghasil baja terbesar di dunia. Nah, dampak pada China itu pada akhirnya akan berdampak ke Indonesia. Karena China adalah mitra dagang Indonesia nomor satu, ujar Lukman.

Kemudian, lanjut dia, kebijakan itu akan membuat perang dagang di dunia internasional. Perang dagang itu dinilainya malah akan merugikan AS sendiri.

Karena ada kekhawatiran secara internasional bahwa (kebijakan) ini akan timbulkan perang dagang dan ketidakpastian. Tentunya akan melemahkan dollar. Mungkin secara teori akan membantu negara-negara emerging market dan akan membantu rupiah, kata dia.

Trump pada Kamis (8/3/2018) sudah meneken tarif sebesar 25% untuk impor baja dan 10% untuk aluminium. [hid]
#TrumpEffect #MenkoDarmin #Rupiah
BERITA TERKAIT
Pekan Ini, BI Cemaskan Rupiah KO Lagi
Banggar DPR Setujui Asumsi Nilai Tukar Naik Cepek
Pemerintah Ampuni Debitur Korban Gempa Lombok
BKPM: Rupiah & Investor Terpapar Perang Dagang AS
Rupiah Ambles, Moeldoko: Sejauh Ini Aman!
Defisit Turun Hanya US$1Miliar, Darmin Ngeluh
Neraca Dagang Agustus tak Mampu Obati Rupiah

ke atas