EKONOMI

Jumat, 16 Maret 2018 | 10:55 WIB

Jurus Menteri LHK Atasi Terkaman Harimau di Riau

Indra Hendriana
Jurus Menteri LHK Atasi Terkaman Harimau di Riau
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Peristiwa harimau menerkam warga hingga tewas kembali terjadi di Riau. Kali ini, harimau menerkam seorang pekerja bangunan yang bernama Yusri Effendi (34).

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan bawahan untuk membuat tim khusus. Nantinya, tim ini akan berkoordinasi dengan pihak setempat.

DPRD Provinsi Riau juga mengikuti perkembangan. Saya sudah minta pak Dirjen untuk menugaskan tim khusus, kata Menteri Siti Nurbaya di Kementerian LHK, Jakarta, Kamis (15/3/2018).


Siti merinci, tim khusus itu pada nantinya akan melakukan patroli di jalan-jalan. Tujuannya bila harimau itu terpantau atau muncul langsung ditembak dengan bius. Hal ini, kata dia, adalah solusi agar harimau itu tidak berulah lagi di kemudian hari.

Memang tak ada cara lain karena jalan-jalan harus ada patroli yang tembak bius. Jadi kalau harimau ketahuan langsung ditembak bius, dan langsung dirawat saja dipelihara di konservasi, papar dia.

Diketahui di awal 2 Januari 2018, harimau sumatera bernama Bonita ini juga menyerang seorang wanita bernama Jumiati di Desa Tanjung Simpang, Pelangiran, Indragiri Hilir.

Jumiati tewas diterkam harimau saat pulang dari bekerja di perkebunan kelapa sawit. Korban ditemukan dengan kondisi yang cukup mengenaskan saat itu. [jin]
#LHK #SitiNurbaya #Harimau #Riau
BERITA TERKAIT
KLHK Edukasi Pengelolaan Lingkungan lewat Pameran
Pertahankan Keseimbangan Lingkungan Jadi Tantangan
RI-AS Tingkatkan Kerja Sama Pengelolaan Hutan
KLHK Kawal Asian Games Bebas Asap
PLHK, Contoh Event Ramah Lingkungan
Titik Api Mulai Padam Diserbu via Darat dan Udara
KLHK Segera Atur Penggunaan Merkuri

ke atas