DUNIA

Kamis, 22 Maret 2018 | 12:49 WIB
(Skandal Cambridge Analytica)

Boss Facebook Akui 'Kesalahan'

Boss Facebook Akui 'Kesalahan'
Mark Zuckerberg (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta--Pendiri Facebook Mark Zuckerberg mengakui bahwa raksasa jejaring sosial itu telah "membuat kesalahan" yang menyebabkan data jutaan pengguna Facebook dieksploitasi oleh sebuah perusahaan jasa konsultasi politik.

Perusahaan itu, Cambridge Analytica dituduh menyalahgunakan data pengguna Facebook untuk kepentingan para klien politik mereka.

Dalam sebuah pernyataan, Zuckerberg mengatakan, memang telah terjadi tindakan "pelanggaran kepercayaan."

Dalam wawancara dengan CNN, yang dikutip dari BBC, Kamis (23/3) dia mengatakan "meminta maaf yang dalam," dan berjanji untuk mengambil tindakan terhadap berbagai "aplikasi bermasalah".

Dia menambahkan bahwa dia akan "dengan senang hati" bersaksi di Kongres jika "itu merupakan hal yang baik untuk dilakukan".

Dalam pernyataan di akun Facebooknya, dia berjanji untuk menerapkan sistem yang membuat perusahaan-perusahaan aplikasi lebih sulit untuk "memanen" informasi pengguna.

"Kami memiliki tanggung jawab untuk melindungi data Anda, dan jika kami tidak mampu maka kami tidak pantas untuk melayani Anda," kata Zuckerberg.

#facebook #salah #cambridge
BERITA TERKAIT
Mantan Presiden Gbagbo Tetap Ditahan
Trump Berbohong, Dia Makin Terpojok
Perselisihan Trump dengan Ketua DPR Semakin Tajam
Dua WNI Bebas dari Hukuman Mati di Malaysia
Maher Younis Selesaikan 36 Tahun Penjara Israel
(Bikin Onar) Keluarga Turis Inggris Diusir dari Selandia Baru
Vietnam Bersiap Menyambut Kim Jong-un

ke atas