DUNIA

Minggu, 25 Maret 2018 | 11:13 WIB

Data Cambridge Analytica Disita Penyelidik Inggris

Data Cambridge Analytica Disita Penyelidik Inggris
Kantor Cambaridge Analytica di 55 New Oxford Street, di London (Foto: voa)

INILAHCOM, London--Pihak berwenang Inggris sedang mempelajari bukti yang dikumpulkan dari kantor perusahaan penelitian data, Cambridge Analytica, sebelum menentukan "langkah selanjutnya." Demikian VOA, Minggu (25/3).

Penyelidik Inggris memasuki kantor perusahaan itu di London, Jumat (24/3) malam. Cambridge Analytica menjadi pusat kontroversi dugaan penggunaan data pribadi jutaan orang dari jejaring media sosial Facebook.

Seorang hakim pada Jumat memberi surat perintah penggeledahan yang diminta Kantor Komisi Informasi Inggris (ICO). Belasan penyidik berada di perusahaan itu selama berjam-jam sebelum pergi Sabtu dini hari.

ICO mengatakan akan "mempelajari bukti itu sebelum memutuskan langkah selanjutnya dan sampai pada kesimpulan."

Komisaris Informasi Elizabeth Denham sedang menyelidiki klaim bahwa perusahaan penelitian itu secara ilegal mengambil data pribadi dari Facebook.

Perusahaan penelitian itu dituduh secara ilegal menggunakan data milik sekitar 50 juta pengguna Facebook untuk membangun profil bagi kampanye politik Amerika, termasuk kampanye presiden Donald Trump.

Tetapi perusahaan itu membantah berbuat kesalahan. Sementara CEO Alexander Nix dipecat, penjabat CEO Alexander Tayler dalam pernyataan pada Jumat mengatakan, "Kami bukanlah perusahaan yang bermotif politik dan tidak etis seperti digambarkan beberapa orang." [voa/lat]

#facebook #salah #cambridge
BERITA TERKAIT
Mantan Presiden Gbagbo Tetap Ditahan
Trump Berbohong, Dia Makin Terpojok
Perselisihan Trump dengan Ketua DPR Semakin Tajam
Dua WNI Bebas dari Hukuman Mati di Malaysia
Maher Younis Selesaikan 36 Tahun Penjara Israel
(Bikin Onar) Keluarga Turis Inggris Diusir dari Selandia Baru
Vietnam Bersiap Menyambut Kim Jong-un

ke atas