PASAR MODAL

Selasa, 27 Maret 2018 | 15:03 WIB

Laba PT Sampoerna Agro Jadi Rp303,02 M

Wahid Ma'ruf
Laba PT Sampoerna Agro Jadi Rp303,02 M
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) mencatat penurunan laba bersih per 31 Desember 2017 menjadi Rp303,02 miliar dari Rp459,3 miliar pada periode yang sama 2016.

Perseroan mengalami peningkatan penjualan menjadi Rp3,6 triliun dari Rp2,9 triliun. Untuk beban pokok penjualan menjadi Rp2,6 triliun dari Rp2,2 trilun.

Untuk laba bruto menjadi Rp962,11 miliar dari Rp640,68 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (27/3/2018).

Sementara laba usaha perseroan menjadi Rp651,58 miliar dari Rp447,16 miliar. Untuk laba sebelum pajak menjadi Rp481,33 miliar dari Rp266,82 miliar.

Beban pajak penghasilan menjadi Rp178,3 miliar dari Rp193,53 miliar. Jadi laba bersih menjadi Rp303,02 miliar dari Rp459,35 miliar.

Total aset perseroan menjadi Rp8,2 triliun dari Rp8,3 triliun. Sedangkan total liabilias menjadi Rp4,2 triliun dari Rp4,5 triliun.

SGRO adalah emiten yang bergerak di bidang usaha perkebunan kelapa sawit dan karet, pabrik minyak kelapa sawit, pabrik minyak inti sawit, produksi benih kelapa sawit, pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (sagu dan memproduksi tepung sagu dengan merek Prima Starch) dan lainnya, yang berlokasi di Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Riau.

Di samping mengelola perkebunannya sendiri, Sampoerna Agro dan anak usaha tertentu juga mengembangkan perkebunan Plasma dan membina kerjasama dengan petani Plasma.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Sampoerna Agro Tbk, antara lain Sampoerna Agri Resources Pte. Ltd (67,05%) dan PT Union Sampoerna (5,73%). Sampoerna Agri Resources Pte. Ltd. merupakan induk usaha SGRO, sedangkan induk usaha terakhir adalah Xian Investment Holding Ltd.

Saham SGRO Selasa pagi dibuka di Rp2.520 per saham. Harga saham SGRO tertinggi dalam setahun terakhir di Rp2.590 per saham pada penutupan 23 November 2017. Sedangkan harga terendah di Rp1.955 per saham pada penutupan 21 Agustus 2017.

#SGRO #SampoernaAgro
BERITA TERKAIT
IHSG Mampu Naik 0,4% ke 6.522,37 di Awal Sesi
Saatnya Serbu Bursa Negara Berkembang
Bursa Saham Asia Respon Kenaikan Wall Street
Harga Minyak Mentah Berakhir Variatif
Dolar AS Melemah terhadap Mata Uang Global
Inilah Saham Pilihan Hari Ini (20/2/2019)
Inilah Pemicu Penguatan Wall Street

ke atas