DUNIA

Jumat, 06 April 2018 | 07:25 WIB

AS Cs Janji Buru Pelaku Senjata Kimia di Suriah

AS Cs Janji Buru Pelaku Senjata Kimia di Suriah
Korban senjata kimia di Suriah (Foto: elwatanews)

INILAHCOM, Washington--AS, Perancis, Jerman, meninjau penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil Suriah satu tahun lalu di kota Khan Sheikhoun dan berjanji akan meminta pertanggungjawaban pelakunya.

Dalam serangan pagi hari pada tanggal 4 April 2017, pesawat Suriah menjatuhkan bom gas sarin di kota itu, menewaskan puluhan orang, termasuk anak-anak.

Sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri AS atas nama Menlu Perancis Jean-Yves Le Drian, Menlu Jerman Heiko Maas, Menlu Inggris Boris Johnson dan Penjabat Menlu AS, John Sullivan mengatakan, "... tidak meredanya kekejaman yang dilakukan oleh rezim Suriah, dimungkinkan oleh para pendukungnya," setelah tujuh tahun perang.

Mereka menyalahkan Rusia karena mengingkari janji untuk memastikan Suriah berhenti menggunakan senjata kimia setelah memilih pada November untuk menutup penyelidikan Dewan Keamanan PBB terhadap penggunaan senjata itu oleh Suriah.

Human Rights Watch pada hari Rabu memperingati setahun serangan itu dengan menyatakan bahwa upaya global untuk mencegah serangan kimia di Suriah telah gagal. Organisasi HAM itu juga mengatakan bukti dari penyelidikan mereka dan penyelidikan oleh Inggris menunjukkan bahwa rezim Suriah bertanggung jawab atas serangan tersebut. [voa/lat]

#senjatakimia #rusia #rextillerson #menluas
BERITA TERKAIT
Ukraina Gagalkan Upaya Pembunuhan dari Rusia
Erdogan Tetap Beli Pertahanan Udara dari Rusia
Ormas Pro Trump Todongkan Senjata ke 300 Imigran
Prabowo-Sandi dan PKS Unggul di Arab Saudi
WHO: Bentrokan di Tripoli Tewaskan 220 Orang
Isu Nuklir Korut Bayangi Menhan Jepang ke AS
Wartawati Tewas Saat Kerusuhan di Irlandia Utara

kembali ke atas