DUNIA

Kamis, 12 April 2018 | 15:57 WIB

Tikus Curi Ganja, Delapan Polisi Argentina Dipecat

Didi Prambadi
Tikus Curi Ganja, Delapan Polisi Argentina Dipecat
(Foto: triplem)
INILAHCOM, Buenos Aires - Delapan pejabat tinggi polisi Argentina dipecat karena menghilangkan 500 kilogram mariyuana yang menjadi barang bukti di gudang kantor polisi Kota Pilar, dekat Buenos Aires.

The Guardian mengabarkan Rabu (11/4/2018), Ke-8 polisi itu mengaku bahwa ratusan kilogram ganja atau mariyuana itu habis dimakan tikus, bunyi laporan The Guardian. Tentu saja alasan itu tidak diterima para penyidik dan anggota polisi itu diberhentikan secara tidak hormat.

Maklum, barang bukti berupa ganja itu sudah tersimpan sejak dua tahun lalu, dan selama itu tidak terjadi apa-apa. Kecurigaan pun tertuju pada Javier Specia, mantan komisioner polisi yang meninggalkan gudang penyimpanan ganja tanpa membubuhkan tanda tangan, saat kabur dari posnya pada April 2017 lalu. Komisioner polisi Emilio Portero yang menggantikan posisinya kaget, ketika menjumpai ganja yang tersimpan hanya 5.460 kilogram, berkurang sekitar 500 kilogram dari daftar inventaris yang menyebut 6 ribu kilogram.


Di depan hakim yang memeriksa kasus ini, Javier Specia dan tiga perwira polisi lainnya mengaku bahwa Ganja atau mariyuana itu hilang dimakan tikus, kata mereka. Ahli forensik pun didatangkan di pengadilan dan membantah keterangan Specia. Tikus sebesar apapun tidak mungkin menghabiskan mariyuana sebanyak itu, kata ahli forensik itu.

Ahli forensik dari Universitas Buenos Aires menambahkan bahwa seekor tikus bisa membedakan antara makanan dan tanaman mariyuana. Kalau tikusnya banyak, pasti kerangka tikus yang mati banyak ditemukan di gudang tempat penyimpanan barang sitaan, kata jurubicara hakim yang mengadili kasus itu.

Pada 4 Mei mendatang, keempat petugas polisi itu rencananya akan memberi keterangan di depan sidang. Hakim akan menentukan hilangnya mariyuana itu karena petugas yang ceroboh atau mencuri barang bukti. Javier Specia juga menghadapi pemeriksaan internal, karena belum melaporkan hasi pendapatannya sebagai perwira polisi untuk tahun 2017. Dari laporan itu bisa diketahui, adanya aliran dana kaget.
#Argentina #Ganja
BERITA TERKAIT
Al-Sadr: Pemerintahan Baru Irak akan Inklusif
Eropa, Cina, Rusia Bahas Bantuan Baru untuk Iran
Pesawat Pembom Cina di Laut Cina Selatan
Istri Mantan PM Malaysia Kecam Polisi
Bom-bom Meledak Hampir Serentak di Afghanistan
(OKI Minta Dibentuk) Pasukan Internasional Lindungi Warga Palestina
Uskup Chile Mundur Akibat Skandal Seksual

ke atas