DUNIA

Selasa, 17 April 2018 | 14:28 WIB

Garda Nasional AS Menuju Perbatasan AS-Meksiko

Garda Nasional AS Menuju Perbatasan AS-Meksiko
Para tentara Garda Nasional Arizona, AS. (Foto: wsj)
INILAHCOM, Washington--Sekitar 900 tentara Garda Nasional sedang dikerahkan ke perbatasan AS-Meksiko untuk mendukung operasi Patroli Perbatasan, tetapi mereka tidak akan melakukan fungsi penegakan hukum, kata para pejabat Keamanan Dalam Negeri, Senin (16/4), atau Selasa (17/4) WIB, seperti diberitakan VOA.

Sebagian besar anggota militer yang telah tiba atau sedang menuju ke perbatasan adalah pasukan Garda Nasional dari Texas, dengan sekitar 650 orang. Dari Arizona, akan ada sekitar 250, dan di New Mexico, sekitar 60 orang.

California pada Senin mengatakan tidak akan lagi mengizinkan pasukan Garda Nasionalnya untuk menjalankan tugas-tugas seperti yang diminta oleh Departemen Pertahanan.

Langkah itu dilakukan setelah Gubernur California mengatakan pasukannya akan ikut, tetapi tidak dalam penegakan peraturan imigrasi.


Kantor berita Associated Press melaporkan kesepakatan lemah antara pemerintah federal dan negara California itu memburuk sejak akhir pekan.

Wakil komisioner Bea dan Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) Ron Vitiello mengatakan kepada wartawan dalam konferensi pers Senin bahwa pasukan, yang mungkin berjumlah hingga 4.000 orang, akan ditempatkan di perbatasan sampai Dinas Bea Cukai dan Imigrasi dapat memperkuat pasukannya sendiri.

Dalam memo 4 April kepada Sekretaris Keamanan Dalam Negeri dan Jaksa Agung, Presiden Donald Trump mengatakan pasukan diperlukan untuk membatasi masuknya obat-obatan gelap, geng dan imigrasi ilegal lewat perbatasan AS dengan Meksiko.

"Situasi di perbatasan telah mencapai titik krisis," kata Trump dalam memo itu.
#gardanasionalAS #perbatasan #asmeksiko
BERITA TERKAIT
Garda Nasional AS Menuju Perbatasan AS-Meksiko
Bom Meledak Saat Pertandingan Sepak Bola
Trump dan Abe Tak Hasilkan Persetujan Dagang
Cina Peringatkan Taiwan Lewat Latihan Militer
Raja Salman Terima Kunjungan Kardinal Katolik
Keluarkan Asap, Delta Airlines Mendarat Darurat
Calon Menlu AS Bertemu Muka Pemimpin Korut

ke atas