DUNIA

Senin, 30 April 2018 | 13:29 WIB

Menlu Cina akan Kunjungi Korea Utara

Menlu Cina akan Kunjungi Korea Utara
Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi (Foto: The Indian Express)

INILAHCOM, Beijing--Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi akan mengunjungi Korea Utara pekan ini, menyusul pembicaraan bersejarah antara Utara dan Selatan Jumat pekan lalu.

Ini akan menjadi kunjungan tingkat tertinggi pejabat Cina di sana sejak beberapa tahun lalu, kendati Cina adalah satu-satunya sekutu ekonomi yang masih mendukung Korea Utara. Demikian laporan yang dikutip dari BBC, Senin (30/4).

Menurut Beijing, kunjungan Wang pada hari Rabu dan Kamis nanti akan berlangsung atas undangan pemerintah Kora Utara di Pyongyang.

Maret lalu Kim melakukan kunjungan mendadak ke Beijing untuk bertemu Presiden Cina, Xi Jinping, yang merupakan perjalanan internasional pertamanya sejak menjabat. Kunjungan itu menggarisbawahi bagaimana Pyongyang menilai penting hubungan dengan Cina.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un diperkirakan akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam beberapa minggu mendatang.

Sebelumnya, pemimpin Korea Selatan Moon Jae-in, sudah berbicara dengan para pemimpin AS dan Jepang tentang apa yang dipandang sebagai perubahan politik Korea Utara.

Hari Jumat lalu, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Selatan Moon Jae-in melakukan pertemuan puncak bersejarah di sisi selatan perbatasan kedua negara, dan bersepakat untuk "menghentikan semua tindakan bermusuhan satu sama lain" dan untuk mengupayakan denuklirisasi semenanjung Korea.

Sebelumnya, selama berbulan-bulan hawa politik dipenuhi retorika tentang uji rudal dan nuklir yang tak ubahnya retorika perang.

Betapa pun, komitmen denuklirisasi itu hanya berbicara tentang "Semenanjung Korea yang bebas nuklir" dan tidak secara eksplisit menyebut bahwa Korea Utara akan menghentikan kegiatan nuklirnya.

Menurut Seoul, Korea Utara berjanji akan menutup situs uji nuklirnya bulan depan dan mengundang para ahli senjata AS ke negeri itu, janji yang tidak termasuk dalam deklarasi bersama KTT itu.

Korea Utara selama ini meyakini bahwa mereka perlu senjata nuklir untuk membela diri terhadap agresi dari luar, terutama AS. [bbc/lat]

#MenluCina #kunjungi #KoreaUtara
BERITA TERKAIT
Ormas Pro Trump Todongkan Senjata ke 300 Imigran
Prabowo-Sandi dan PKS Unggul di Arab Saudi
WHO: Bentrokan di Tripoli Tewaskan 220 Orang
Isu Nuklir Korut Bayangi Menhan Jepang ke AS
Wartawati Tewas Saat Kerusuhan di Irlandia Utara
Tiket Olimpiade 2020 Bisa Diperoleh Mulai 9 Mei
Lapor Pelecehan Seksual, Perempuan Dibakar Mati

kembali ke atas