PASAR MODAL

Rabu, 02 Mei 2018 | 09:20 WIB

Dolar AS Kuatkan Bursa Sydney

Dolar AS Kuatkan Bursa Sydney
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Sydney - Pasar saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Rabu (2/5/2018) pagi, di tengah penguatan dolar AS didukung meningkatnya inflasi yang membuat saham-saham kawasan Asia Pasifik lebih menarik.

Pada pukul 10.09 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 3,8 poin atau 0,06 persen, menjadi diperdagangkan di 6.019,0 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 10,6 poin atau 0,17 persen menjadi diperdagangkan pada 6.110,6 poin.

"Sebuah perubahan dalam aksi dolar AS mendorong pasar-pasar. Setelah perdagangan menyamping sepanjang tahun, dolar AS telah didorong lebih tinggi selama lebih dari dua minggu.

Kenaikan 3,6 persen, didukung meningkatnya inflasi, membebani komoditas, memperlambat 'bullish' obligasi dan membuat saham-saham di wilayah Asia-Pasifik yang tumbuh lebih tinggi lebih menarik," kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy, menulis dalam catatan pagi kepada investor. "Inflasi yang sedang bangkit, meningkatnya suku bunga dan dolar AS yang lebih kuat memicu argumen bahwa laba (perusahaan) telah mencapai puncaknya. Jika ini adalah siklus tinggi untuk keuntungan perusahaan, prospek untuk saham-saham AS meredup." Komoditas-komoditas meluncur turun di tengah penguatan greenback, sementara kenaikan baru-baru ini untuk logam dasar dan energi "berbalik dalam perdagangan semalam," katanya. "Karena indeks AS menderita, pasar-pasar Eropa dan Asia berkinerja lebih baik, menunjuk ke aliran positif dari investor-investor internasional. Penguatan dolar AS menambah proposisi mata uang lokal melemah, membuat mereka lebih murah untuk investor global. Pasar berjangka menunjuk ke keuntungan pembukaan kecil di Shanghai, Tokyo dan Sydney, tetapi risiko hari inilebih baik, dan penutupan dapat memberikan kejutan positif bagi investor lokal." Para investor Australia sedang menghadapi "langkah-langkah bertentangan dan tampaknya memang kontradiktif," dengan sektor keuangan memimpin "reli mengejutkan" pada Selasa (1/5) meskipun "ada indikasi jelas dari perubahan peraturan dan struktural yang akan datang. Sementara saham-saham sumber daya kemungkinan akan diseret menembus 6.000 poin ke keuntungan jangka pendek lebih," kata McCarthy. Bank-bank besar Australia dibuka sangat tinggi, dengan ANZ melompat 2,35 persen, Commonwealth Bank meningkat 1,88 persen, National Australia Bank menambahkan 1,73 persen dan Westpac naik 1,43 persen. Raksasa pertambangan BHP Billiton dibuka 0,97 persen lebih tinggi, sementara saingannya Rio Tinto tergelincir 0,2 persen. Oil Search menambahkan 0,89 persen dan Woodside Petroleum naik 0,62 persen. Wesfarmers merosot 0,46 persen dan jaringan supermarket saingannya Woolworths tergelincir 0,43 persen. Operator penerbangan nasional Qantas naik 0,52 persen, raksasa telekomunikasi Telstra menambahkan 0,63 persen dan kelompok biomedis CSL dibuka 0,83 persen lebih rendah. [tar]

#BursaSaham #Australia #ASX
BERITA TERKAIT
Harga Minyak Mentah di Rekor Tertinggi 3 Bulan
Inilah Pemicu Penguatan Dolar AS
Ini Dukungan Wall Street Bagi Negosiasi AS-China
Aramco Rintis Usaha Kilang Minyak di China
Tren Harga Rumah di China Naik Tipis di Januari
Wall Street Berpotensi Positif
Indeks Shanghai Naik Tajam di Bursa Asia

ke atas