TEKNOLOGI

Kamis, 03 Mei 2018 | 14:30 WIB

Cambridge Analytica Bangkrut!

Cambridge Analytica Bangkrut!
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, London - Konsultan politik Cambridge Analytica ditutup karena skandal Facebook dan berbagai penyelidikan yang muncul setelahnya. Dalam pertemuan dengan para karyawannya, chairman perusahaan induk Cambridge Analytica, SCL Group, mengumumkan kebangkrutan ini.

Tak hanya Cambridge Analytica yang tutup, tapi juga SCL Group secara keseluruhan, kata sang pendiri Nigel Oakes. Beberapa saat setelah berita itu menyebar luas, Cambridge Analytica mengeluarkan pernyataan resmi yang mengumumkan bahwa mereka dan SCL akan berhenti beroperasi.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Gizmodo, karena ada banyak penyelidikan pada SCL Group akibat skandal terkait Facebook, para anggota dewan menganggap usaha untuk memperbaiki citra Cambridge Analytica adalah hal yang sia-sia.

Reputasi mereka sudah terlanjur rusak dan kepercayaan klien terlanjur hilang. Para pekerja diminta untuk segera mengembalikan kartu kunci mereka segera.

Setelah skandal penyalahgunaan data pengguna Facebook, Cambridge Analytica berusaha memperbaiki citranya. Namun, berbagai laporan baru justru menguburnya semakin dalam.

Belum lama ini, Twitter mengaku bahwa mereka juga telah menjual data pengguna pada peneliti yang memberikan data pengguna Facebook ke Cambridge Analytica.

Ditambah dengan berbagai skandal lain, seperti bukti CEO Alexander Nix menggunakan taktik ancaman, maka tidak heran jika SCL Group memutuskan bahwa reputasi perusahaan tidak lagi bisa diselamatkan.

Dalam pernyataan resmi, Cambridge Analytica berkeras bahwa mereka tidak bersalah. Mereka menganggap, apa yang mereka lakukan 'tidak hanya mematuhi hukum, tapi juga dianggap normal sebagai bagian dari dunia iklan online di arena komersil dan politik'.

#CambridgeAnalytica #bangkrut #skandal #Facebook
BERITA TERKAIT
600 Juta Password Pengguna Facebook Terbuka
Facebook Luncurkan Headset VR Baru, Oculus Rift S
Ada Bug di Sistem Penyimpanan Password Facebook
Facebook Messenger Punya Fitur Mirip WhatsApp
(Insiden Penembakan Brutal di Masjid) Facebook Hapus 1,5 Juta Video Serangan Teroris
Dua Pejabat Penting Facebook Inc Mengundurkan Diri
Facebook Sudah Ditinggal 15 Juta Pengguna di AS

ke atas