DUNIA

Jumat, 04 Mei 2018 | 09:19 WIB

Jelang Ramadhan PNS Palestina Dipotong Gajinya

Didi Prambadi
Jelang Ramadhan PNS Palestina Dipotong Gajinya
Pegawai negeri Palestina (Foto: Worldbulletin)
INILAHCOM, Gaza City--Otoritas Palestina memangkas gaji staf dan pegawai negerinya sebesar 20% dan belum membayar gaji bulan Maret kemarin.

Kantor berita Reuters mengabarkan, pemotongan gaji itu dilakukan Kamis (3/5/2018). Sebanyak 38 ribu pegawai negeri di Jalur Gaza baru mengetahui pemotongan itu saat mereka hendak mengambil uang gaji mereka di bank. Menjelang bulan Ramadhan, penarikan uang cukup besar terjadi di Jalur Gaza. Sebaliknya, warga Palestina yang berada di Tepi Barat, yang dikuasai Israel, tetap menerima gaji utuh.

"Mereka gagal menyelesaikan masalah ini melalui dialog," tutur Eyad Kalloub, pegawai negeri berusia 40 tahun yang menuju ke salah satu bank. "Masalah ini tak bisa diselesaikan dengan mengorbankan pegawai miskin," lanjutnya.

Sejumlah pejabat Palestina mengungkapkan, langkah itu dilakukan untuk memberikan tekanan bagi kelompok Hamas agar melepaskan kendali di Jalur Gaza. Sementara, penundaan gaji bulan lalu, menurut mereka, terjadi karena kesalahan teknis dalam sistem penggajian pemerintah.


Para pengamat ekonomi menjelaskan, Otoritas Palestina hendak memangkas kutipan pajak oleh Hamas, yang digunakan untuk menggaji 40 ribu pegawai negeri yang direkrut sejak 2007 silam.

Lebih separuh penduduk Gaza tergantung pada bantuan internasional. Sebanyak 43,6% di antara warga berusia produktif menjadi penganggur, jumlah tertinggi di seluruh dunia. Sementara itu, penyediaan fasilitas air minum dan listrik pun semakin minim.

"Apa yang akan saya lakukan di bulan Ramadhan nanti," tanya Jamal Abu Gholy. Pegawai negeri berusia 38 tahun itu mendapati akun banknya kosong melompong karena belum menerima gaji. Padahal, Jamal terlanjur meminjam dana dari bank. "Saya tidak bisa hanya makan keju dan selai saja kan? Kami ingin menyampaikan pada Presiden Mahmoud Abbas: Tolong tunjukkan belas kasihan kepada kami ini," sambung Jamal Abu Gholy penuh harap. [lat]

#PNS #Palestina #Dipotong #Gajinya
BERITA TERKAIT
(OKI Minta Dibentuk) Pasukan Internasional Lindungi Warga Palestina
PBB Bentuk Tim Pengusut Pembantaian Palestina
Turki Desak Negara-negara Islam Dukung Palestina
(Kekerasan Terhadap Warga Palestina) PBB: Israel Gunakan Kekuatan tidak Sepatutnya
PBB Kutuk Pembunuhan Massal Warga Palestina
Kematian 60 Warga Palestina Sulut Perang Baru
(Protes Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem) Bentrok di Gaza, 52 Warga Palestina Tewas

ke atas