NASIONAL

Senin, 07 Mei 2018 | 10:46 WIB

Sosialisasi Asian Games Diduga Disusupi Kampanye

Abdullah Mubarok
Sosialisasi Asian Games Diduga Disusupi Kampanye
(Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Palembang - Perhelatan akbar olah raga se-Asia yang akan digelar di Jakarta dan Palembang ternoda dengan adanya dugaan dijadikannya even sportif itu sebagai sarana kampanye pilkada putera gubernur Sumsel.

Keluhan publik dan aduan masyarakat selama ini selalu menemukan jalan buntu. Tak ada respons positif dari KPU Sumsel maupun Bawaslu. Hari ke hari kegiatan sosialisasi Asian Games makin gencar dan tuduhan pemanfaatan acara itu untuk kampanye juga makin deras.

Di sosial media banyak sekali ditemukan protes warga karena ajang sosialisasi Asian Games dimanfaatkan untuk menggalang dukungan. Para kepala desa, lurah, tenaga kerja honorer, guru honorer, pejabat RT dan RW, tokoh masyarakat di semua lapisan baik tokoh kabupaten kota, kecamatan maupun tokoh desa dipanggil dikumpulkan dengan dalih sosialisasi Asian Games.

"Ini aneh, padahal Asian Games itu tuan rumahnya Jakarta dan Palembang tapi yang sibuk gubernur Sumsel. Semua dipanggil ke sana. Ini lalu jadi perbincangan bahwa di pertemuan tersebut terjadi kampanye untuk puteranya. Kalau benar ini terjadi, berarti sudah keterlaluan. Sayangnya penyelenggara pemilu belum terdengar bertindak," ujar Agusta Surya Buana, Koordinator Pemerhati Pilkada Sumsel dalam keterangann kepada media di Palembang, Senin (7/5)

Surya Buana menambahkan, seharusnya penyelenggara pemilu di Sumsel cepat tanggap dan responsif atas pengaduan, keluhan bahkan pemberitaan yang menyebut pemanfaatan asian games untuk kampnye Dodi - Giri.

"Kaji, teliti, usut lalu umumkan, ada pelanggaran tidak? Ini mereka ngapain saja dan kok seperti tidak peduli. Jangan-jangan ada apa-apa ini. Tolonglah KPUD dan Basawlu Sumsel supaya kerja yang benar sesuai undang-undang. Kan ada kewenangan untuk memeriksa dan seterusnya," ujarnya

Surya Buana menekankan, jika ternyata ajang Asian Games dijadikan media kampanye Alex Noerdin untuk kemenangan putera kandungnya dalam pilkada, maka sebaiknya Wapres Jusuf Kalla dan Menpora Imam Nachrowi turun tangan.

"Hentikan saja sosialisasi Asian Games itu, buat apa orang dari berbagai pelosok di panggil untuk mendengar sosialisasi Asian Games, di Jakarta yang sama tuan rumah juga tidak begitu. Jangan sampai ajang Asian Games jadi tumpangan kampanye pilkada," pungkasnya. [rok]
#AsianGames
BERITA TERKAIT
Sandi Kaget Temukan Tempe Sachet di Semarang
KPK Periksa Dirut Merangin Karya Sejati
Ridwan Kamil Sesalkan Tindakan Oknum Bobotoh
KPK Periksa Elite Golkar untuk PLTU Riau-I
Jatuh dari Motor, Istri Meninggal Depan Suami
Ikut Upacara Pelantikan Bupati, Stefany Jatuh
KPK Yakin Vonis Mantan Kepala BPPN Sesuai Tuntutan

ke atas