PASAR MODAL

Selasa, 08 Mei 2018 | 09:32 WIB

Sektor Keuangan Dongkrak Bursa Sydney

Sektor Keuangan Dongkrak Bursa Sydney
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Sydney - Pasar saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Selasa (8/5/2018) pagi, dengan saham sektor keuangan dan perawatan kesehatan berbalik naik kembali dari kerugian sehari sebelumnya.

Pada pukul 10.50 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 23,50 poin atau 0,38 persen menjadi 6.108,00 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 23,20 poin atau 0,38 persen pada 6.198,80 poin.

Dengan dolar AS yang meningkat, saham-saham Asia Pasifik tampak "lebih menarik" bagi para investor, kepala strategi pasar CMC pasar Michael McCarthy mengatakan.

"Dengan pengecualian Jepang, pasar-pasar berjangka menunjukkan keuntungan pada pembukaan hari ini, karena pasar Asia Pasifik kemungkinan akan mendapat keuntungan dari penguatan harga-harga komoditas industri dan reli di saham Eropa dan AS."

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia terangkat dengan Commonwealth Bank naik 0,25 persen, Westpac Bank menguat 0,44 persen, National Australia Bank bertambah 0,04 persen dan ANZ meningkat 0,82 persen.

Saham-saham pertambangan juga membuat keuntungan, dengan BHP naik 0,22 persen, Rio Tinto menguat 0,68 persen, Fortescue Metals bertambah 0,10 persen dan Newcrest Mining terangkat 0,46 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melihat hasil yang beragam, dengan Woodside Petroleum melemah 0,71 persen, Santos naik 1,31 persen dan Oil Search bertambah 0,38 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia juga bervariasi dengan Wesfarmers naik 0,07 persen dan Woolworths turun 0,73 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra merosot 0,92 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas merosot 1,40 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 1,15 persen. [tar]

#BursaSaham #Australia #ASX
BERITA TERKAIT
Ini Makna Bunga Acuan di Swiss Tetap Negatif
IHSG Akhirnya Catat Kenaikan 0,4% ke 6.410,08
Bursa Saham Asia Mayoritas Turun
Bursa Saham Eropa dalam Tekanan
IHSG Coba Kurangi Pelemahan Jadi 0,2% ke 6.359
Inilah Pemicu Kejatuhan Harga Saham CPIN dan JPFA
Bursa Saham Asia Memerah

kembali ke atas