EKONOMI

Rabu, 09 Mei 2018 | 01:09 WIB

Stabilisasi Rupiah Gerus Cadev US$1,1 Miliar

Stabilisasi Rupiah Gerus Cadev US$1,1 Miliar
(Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Cadangan devisa (Cadev) Indonesia susut US$1,1 miliar menjadi US$124,9 miliar pada akhir April 2018. Lantaran digunakan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah.

"Penurunan cadangan devisa pada April 2018 terutama dipengaruhi oleh penggunaan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Agusman dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (8/5)/2018.

BI menegaskan, posisi cadev di akhir April 2018, tergolong masih tinggi dan memadai untuk menjaga tekanan eksternal. Jumlahnya cukup untuk memelihara stabilitas perekonomian domestik.

Dengan kata lain, cadev akhir April 2018 setara dengan pembiayaan 7,7 bulan impor, atau 7,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Jumlah cadev berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.


"Ke depan, Bank Sentral memandang cadangan devisa tetap memadai didukung terjaganya keyakinan terhadap prospek perekonomian domestik yang membaik dan kinerja ekspor yang tetap positif," ujar Agusman.

Pada Selasa (8/5/2018), posisi rupiah melanjutkan pelemahan ke level psikologis Rp14.000 per US$. Kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) yang diumumkan BI Selasa ini menunjukkan, nilai tukar rupiah melemah ke Rp14.036 per US$ dari posisi Senin (7/8/2018) di Rp13.956 per US$.

Di mana, cadev awal 2018 terus menunjukkan penurunan. Pada Januari 2018, cadangan devisa mencapai US$131,9 miliar yang kemudian melorot pada Februari 2018 menjadi US$128,06 miliar.

Selanjutnya cadangan devisa juga tergerus pada Maret 2018 menjadi 126 miliar dolar AS. Kemudian pada April 2018 cadangan devisa turun menjadi US$124,9 miliar. [tar]
#CadanganDevisa #BankIndonesia #Kurs
BERITA TERKAIT
Menunggu Tiga Gebrakan Perry Warjiyo di BI
(Hari Ini Dilantik) Bola Panas AS untuk Perry Warjiyo
Larangan Tukar Uang BI Matikan Bisnis di Jalanan
Butuh Uang Receh untuk Lebaran, Silahkan ke Monas
Ramadan Hingga Lebaran Perlu Duit Cash Rp188,2 T
Jelang Lengser, Agus Digoyang Neraca Transaksi
Ujug-ujug Gubernur BI Bicara Soal Krisis 1998

ke atas