DUNIA

Kamis, 10 Mei 2018 | 08:02 WIB
(Pemilu Malaysia)

Kemungkinan Jabatan PM Dipegang Anwar Ibrahim

Kemungkinan Jabatan PM Dipegang Anwar Ibrahim
Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim (Foto: istimewa)
INILAHCOM, Kuala Lumpur--Aliansi gabungan partai oposisi Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir Mohamad berhasil meraih kemenangan dalam pemilu Malaysia. Sejumlah analis memperkirkan, Mahathir akan memegang jabatan PM sementara, lalu menyerahkannya kepada Anwar Ibrahim, yang saat ini masih dipenjara.

"Yang kita lihat bahwa terdapat persetujuan di mana beliau mungkin akan memimpin selama dua tahun dan selepas itu akan diserahkan kepemimpinan kepada orang yang lain. Jadi, kita lihat ini merupakan suatu proses transisi yang akan berlaku," kata Ibrahim Suffian dari lembaga jajak pendapat umum, Merdeka Centre kepada wartawan BBC News Indonesia, Liston P Siregar.

"Ini adalah suatu perkara yang baru, tidak pernah ditemui masyarakat Malaysia. Jadi perubahan yang kira saksikan ini merupakan perkara yang begitu unprecedented (belum pernah ada sebelumnya)," tambah Ibrahim.

Dalam pemilu kali ini Mahathir memang bergabung dengan mantan wakilnya, Anwar Ibrahim, yang dulu pernah 'dipenjarakannya' dengan tuduhan sodomi.

Anwar sendiri--yang sebelum kehadiran Mahathir merupakan tokoh oposisi utama--hingga saat ini masih dipenjara karena dinyatakan terbukti bersalah dalam dakwaan sodomi yang kedua.


Ibrahim mengatakan, kemenangan oposisi ini jelas tidak bisa dilepaskan dari peran Mahathir.

"Dia memberikan keyakinan kepada pengundi (pemilih), di mana pengundi yang sebelum ini mungkin takut-takut dan juga dipengaruhi oleh identitas politik namun kini berani melakukan perubahan dan terus memilih calon-calon Pakatan Harapan," tutur Ibrahim.

Masalahnya adalah Mahathir sendiri merupakan tokoh masa lalu yang amat berperan dalam pembentukan koalisi pemerintah Barisan Nasional, namun Ibrahim menegaskan pemerintahan hasil pemilu kali ini akan berbeda.

"Pada waktu ini koalisi yang dipimpin Dr Mahathir adalah terdiri dari berbagai partai dan tidak ada yang memiliki mayoritas yang dominan jadi mereka bergerak dalam satu partnership (kemitraan) yang lebih equal (seimbang)," katanya.

Sebelumnya Barisan Nasional praktis didominasi oleh UMNO. [bbc/lat]

#Jabatan #PM #Anwar #Ibrahim
BERITA TERKAIT
Di Venezuela, Tisu Dijual 2,6 Juta, Ayam 14,6 Juta
Muslim Amerika Rayakan Idul Adha
Mantan Kuasa Hukum Trump Akui Bersalah
Idul Adha, Serentetan Roket Hamtam Kabul
AS Deportasi Penjaga Kamp Nazi ke Jerman
AS Tuntut Dua Warga Iran Mata-mata
Surat Paus Kecam Pelecehan Seks oleh Pastur

ke atas