PASAR MODAL

Sabtu, 12 Mei 2018 | 03:05 WIB
Highlight

China Mulai Galakkan Tanaman Kedelai

Wahid Ma'ruf
China Mulai Galakkan Tanaman Kedelai
(Foto: Istimewa)
1 2 3


INILAHCOM, Beijing - China ingin meningkatkan produksi kedelai dalam negeri, berpotensi menjadi kurang bergantung pada petani AS di tengah perang perdagangan tit-for-tat antara ekonomi terbesar di dunia.

China termasuk mengangkat produksi kedelai dalam rencana lima tahun yang dikeluarkan pada tahun 2016. Tetapi pada awal April diumumkan bahwa petani kedelai di provinsi timur laut China akan mendapatkan subsidi lebih tinggi daripada produsen jagungnya tahun ini.

Ini terutama terjadi di tengah perang kata-kata sengit antara Beijing dan Washington. Ketegangan ini hanya sehari sebelum China mengatakan akan membalas 25 persen pajak impor AS yang termasuk kedelai.


China adalah pembeli kedelai terbesar, mengimpor 95,5 juta ton pada 2017, terutama dari Brasil dan AS. Ini sekitar tujuh kali lipat dari hasil kedelai negara itu sendiri.

Tetapi apakah para petani Amerika harus khawatir? CNBC menuju ke peternakan di China timur laut dan inilah yang kami pelajari.

#BursaSaham #DolarAS #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Anak Usaha TOWR Tambah Kredit DBS Jadi Rp1,2 T
AS Beri Sanksi Perusahaan Rusia
Wall Street Masih Miliki Kekuatan, Tapi..
Trump Bebani Bursa Saham Eropa
IHSG Berakhir Perkasa 0,88% ke 5.944
Bursa Eropa Fokus Perundingan AS-China
BHP Billiton Catat Rekor Dividen

ke atas