NASIONAL

Sabtu, 12 Mei 2018 | 18:00 WIB

Residivis Curanmor 'Dihadiahi' Timah Panas

Happy Karundeng
Residivis Curanmor 'Dihadiahi' Timah Panas
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Pontianak - Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kota, Kompol M Husni mengatakan anggota Jatanras berhasil meringkus RN (27) seorang resedivis pencurian sepada motor (Curanmor), Rabu (9/5/2018)

"RN diringkus sekitar pukul 15.00 WIB, pelaku terpaksa 'dihadiahi' dengan tembakan ke arah kaki kanan untuk melumpuhkannya karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap," katanya di Pontianak, Sabtu (12/5/2018).

Ia menjelaskan, berdasarkan Laporan Polisi (LP) pelaku RN diduga telah melakukan Curanmor di tiga tempat, yaitu dua dan di hari yang sama, awal Mei di LP Polresta Pontianak, dan satu di LP Polsek Sungai Raya, awal April 2018.

Ia mengatakan, resedivis itu kembali melakukan perbuatannya, Jumat (4/5) sekitar pukul 18.30 WIB. Di mana tersangka Rnmengambil sepeda motor merk Suzuki dengan nopol KB 4621 OZ, milik korban yang sedang terparkir di teras rumah korban di Jalan PGA Pontianak Kota dalam keadaan terkunci stang.

"Tersangka RN ini sempat diamankan oleh warga setampat. Setelah kami amankan dari warga, Rn mengakui bahwa perbuatannya dilakukan bersama Hr yang kini masih DPO," katanya.

Tidak hanya itu pelaku RN mengakui bahwa perbuatan seperti itu dilakukan sebanyak enam kali.

"Untuk melakukan pengembangan kasus ini kami meminta Rn menunjukkan enam TKP tersebut. Setelah di salah satu TKP kami mendapatkan sepeda motorSatria hasil kejahatan yang telah dijual. Kemudian pada TKP lain tersangka Rn berusaha merebut senjata petugas dan melarikan diri, karena itu terpaksa kami lumpuhkan dengan tembakan di kaki," kata Husni.

Ia menambahkan, dari tangan tersangka Rn polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu unit motor merk Suzuki Satria FU, satu buah kunci T yang diduga digunakan untuk aksi kejahatan. Kemudian STNK dengan nopol KB 4621 OZ yang merupakan plat asli dari motor Satria FU tersebut.

"Namun untuk kendaraan bermotor TKP lain masih dilakukan penyelidikan keberadaannya serta untuk menelusuri adanya keterlibatan tersangka lain. Dan bila terbukti bersalah tersangka Rn dapat dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara," kata Husni. [tar]

#Polri #PolrestaPontianak #Residivis #Curanmor
BERITA TERKAIT
(Aksi 21-22 Mei) Polri Sanksi Anggota yang Aniaya Perusuh
Kapolri Naikkan Pangkat 11 Perwira Tinggi
Tersangka Penganiaya TNI-Polri di Jambi 41 Orang
Amien Rais Pesimis Kasus Novel Bakal Selesai
Penuntasan Kasus Novel Seperti Main Layang-layang
Polri Akui Kesulitan Ungkap Kasus Novel
Polri: Pelaku Dipermalukan Novel di Kasus Korupsi

kembali ke atas