PASAR MODAL

Senin, 14 Mei 2018 | 11:19 WIB

Ekspektasi Inflasi AS Rugikan Rupiah

Ekspektasi Inflasi AS Rugikan Rupiah
(Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (14/5/2018) pagi bergerak melemah sebesar 25 poin menjadi Rp13.968 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.943 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, Senin (14/5/2018) mengatakan ekspektasi inflasi di Amerika Serikat yang rendah menyusul data impor bulan April di bawah ekspektasi menahan laju dolar AS lebih tinggi.

Ia menambahkan bahwa obligasi Amerika Serikat yang turun sebesar menjadi 2,97 persen juga dapat menjadi faktor yang menahan pergerakan dolar AS.

"Pergerakan nilai tukar rupiah relatif masih stabil terhadap dolar AS," katanya.


Ia mengatakan salah satu faktor yang menjaga nilai tukar rupiah yakni kemungkinan dinaikkannya tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI 7-Day Repo Rate) dalam waktu dekat.

Di sisi lain, ia mengatakan, sentimen mengenai serangan teror bom di Surabaya sepertinya berdampak terbatas bagi pergerakan nilai tukar rupiah.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa adanya hubungan positif antara suku bunga dengan nilai mata uang membuat pergerakan rupiah relatif stabil.

"Laju rupiah diharapkan dapat kembali bergerak positif dengan memanfaatkan rencana BI tersebut," katanya. [tar]
#Rupiah #AhmadMikail
BERITA TERKAIT
Sri Mulyani Pusing dengan Rupiah Makin Loyo
Krisis Ekonomi Turki Tekan Bursa Asia dan Euro
Dolar AS Tembus Rp14.600, RI Ikut Jejak Turki?
Cadangan Devisa Terjun Rupiah Turun
Mata Uang Venezuela Terdevaluasi 96 Persen
Melindungi Investor dari Isu Jangka Pendek
AS Keberatan dengan Pelemahan Yuan China?

ke atas