MOZAIK

Rabu, 16 Mei 2018 | 11:00 WIB

Awas! Sikap Ekstrim dalam Menyikapi Kemungkaran

Awas! Sikap Ekstrim dalam Menyikapi Kemungkaran
(Foto: Ilustrasi)

UMAT Islam ini bisa menjadi umat terbaik dengan melakukan amar maruf nahi mungkar. Namun dalam menyikapi amar maruf nahi mungkar terdapat dua kelompok ekstrim dalam agama ini. Hal ini diutarakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah dalam kitabnya yang sangat ber faedah yaitu Al Amru bil Maruf wan Nahyu anil Mungkar dan insya Allah pada pembahasan kali ini kami banyak merujuk pada kitab beliau tersebut.

Kelompok pertama, adalah kelompok yang meninggalkan amar maruf nahi mungkar.

Kelompok kedua, adalah kelompok yang berlebihan dalam beramar maruf nahi mungkar baik dengan lisan dan tangannya tanpa berlandaskan ilmu, kelembutan, sikap sabar dan tanpa menimbang maslahat dan mudhorot (bahaya), atau tanpa mau melihat apakah dia mampu melakukan hal itu atau tidak.

Dua kelompok yang telah disebutkan oleh Syaikhul Islam ini memang betul-betul ada di tubuh umat Islam ini. Sebagian orang ada yang tidak mau amar maruf nahi mungkar. Prinsipnya yang penting kita bisa saling rukun, biarpun orang lain berbuat salah atau terperosok ke jurang kesesatan, itu bukan urusan kita. Inilah pemikiran sebagian orang saat ini.

Sikap yang berlawanan dari hal tadi adalah orang-orang yang begitu bersemangat dalam beramar maruf nahi mungkar, namun sayangnya kadang kelewat batas sampai tidak memperhatikan koridor syariat dalam masalah ini sehingga dinilai anarki. Kadang sampai mendatangi diskotik, kafe dan berbagai tempat maksiat, lalu memporak-porandakan minuman-minuman keras yang ada sebagai biang keladi keonaran.

Inilah dua sikap ekstrim di tengah umat Islam saat ini mengenai amar maruf nahi mungkar. Sikap yang benar adalah sikap pertengahan yaitu tetap melakukan amar maruf nahi mungkar, namun dengan memperhatikan beberapa aturan syariat yang ada.

[baca lanjutan: Merubah Kemungkaran dengan Tangan, Lisan dan Hati]

#BomBunuhDiri #Surabaya #Jihad #Syahid #Terorisme
BERITA TERKAIT
Hati-hatilah Pada Dunia dan Wanita
Akhlak Bidadari Surga
Cinta Bukan Liontin Hati yang Bisa Kau Hadiahkan
Tiada Lagi Senyum yang Menghias dii Bibir
Ayo Tinggalkan! Dusta Mengantarkan Pada Kejahatan
Pesan Perdamaian untuk para Politikus
Sholat Sebagai Pokok Agama

ke atas