DUNIA

Rabu, 16 Mei 2018 | 13:59 WIB

AS Tinjau Ancaman Korut Soal Pertemuan Singapura

Didi Prambadi
AS Tinjau Ancaman Korut Soal Pertemuan Singapura
Pemimpin Korut Kim Jon Un dan Presiden Trump (Foto: istimewa)
INILAHCOM, Washington DC - Pemerintahan Presiden Donald Trump akan mempertimbangkan ancaman Korea Utara yang hendak membatalkan pertemuan puncak Pemimpin Korut Kim Jon Un dengan Presiden Trump di Singapura, Juni nanti.

Politico.com mengabarkan, hal itu diutarakan Sarah Huckabee Sanders, jurubicara Gedung Putih kepada wartawan Selasa (15/52018). Kami tahu laporan media Korsel, kata Sarah Huckabee. AS akan meninjau lagi pernyataan Korut dan kami akan berkoordinasi dengan sekutu AS, sambungnya. Dalam kesempatan itu, Sarah Huckabee juga tidak menjelaskan apakah melanjutkan pertemuan puncak itu.

Namun, sebelumnya Departemen Luar Negeri AS memastikan bahwa pertemuan puncak itu bakal tetap dilaksanakan meski Pyongyang frustrasi dengan latihan militer yang digelar Korsel dan AS. Pasti, kami akan tetap menggelar pertemuan puncak dengan Kim Jong un, tutur Heather Nauert, jurubicara kementerian luar negeri AS.


Seperti diketahui, Pyongyang frustrasi dengan latihan pertempuran udara bernama sandi Max Thunder 2018 antara Korsel dan AS. Namun Sarah Huckabee mengaku bahwa Sebelumnya, pemimpin Korut Kim Jong Un mengetahui dan mengerti latihan militer gabungan antara AS dan Korsel, kata Sarah Huckabee.

Dalam latihan militer yang akan digelar Jumat mendatang, AS melibatkan satuan tempur udaranya dengan 2 ribu pasukan Korsel. Ini merupakan latihan rutin yang menjadi bagian dari latihan musim semi yang terdiri dari Foal Eagles 2018 dan Max Thunder 2018, kata Kolonel Rob Manning, Juru Bicara Departemen Pertahanan AS, Pentagon.

Latihan selama dua pekan itu dimaksudkan sebagai program latihan rutin untuk memelihara kesiapan militer oleh AS dan Korsel. Latihan ini sudah berlangsung selama puluhan tahun dan tidak pernah berubah, sambung Kolonel Rob Manning.
#Korut #AS #Korsel
BERITA TERKAIT
Menlu AS: Dunia Adalah Gangster
Rusia dan Perancis Kerja Sama Bantu Warga Suriah
Hamas Umumkan Gencatan Senjata di Gaza
Jepang Dilanda Gelombang Panas Mematikan
Kediaman Pengawal Presiden Perancis Digerebek
Iran Ancam Blokir Ekspor Minyak Teluk
Serangan Pisau di Jerman, 10 Orang Terluka

ke atas