PASAR MODAL

Rabu, 16 Mei 2018 | 15:01 WIB

IHSG Anjlok, 3 Calon Emiten Gagal IPO

M Fadil Djailani
IHSG Anjlok, 3 Calon Emiten Gagal IPO
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Samsul Hidayat (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Samsul Hidayat mengungkapkan sudah ada 3 calon emiten yang memutuskan tidak melakukan Initial Public Offering (IPO) pada tahun ini. Hal tersebut imbas dari kondisi pasar modal yang akhir-akhir ini dalam tren negatif.

"Ada (yang tunda IPO). Itu (tiga perusahaan). Yang lain belum ada (yang memutuskan menunda)," kata Samsul di Gedung BEI, Rabu (16/5/2018).

Ketiga calon emiten yang dimaksud tersebut adalah PT Harvest Time, PT Artajasa Pembayaran Elektronics dan PT Wahana Vinyl Nusantara.

"Artajasa itu lebih pada peraturan BI (Bank Indonesia). Kemudian yang Harvest itu enggak tahu kenapa. Wahana Vinyl mungkin ke masalah market," katanya.


Meski demikian, Samsul masih yakin jika kondisi saat ini tidak akan separah pada 2014-2015. Pada 2014 sebanyak 10 perusahaan memutuskan untuk menunda IPO. Menurut dia, kondisi pasar saham saat ini masih lebih baik.

"Bayangan saya enggak sejauh itu, karena kalau lihat kekuatan di market sekarang, penurunan diimbangi dengan masuknya investor yang masuk untuk mengambil saham-saham yang turun. Jadi kalau kita lihat saham pengerek harga merah semua, cuma sore hari rebound lagi," kata dia.

Samsul juga berharap di sisa waktu tahun ini tidak ada lagi perusahaan yang menunda untuk melakukan IPO. Sebab, proses untuk bisa IPO juga terhitung tidak mudah.

"Mudah-mudahan enggak ada (lagi). Karena mereka prosesnya sudah panjang, enggak tahun ini nyiapinnya. mungkin setahun dua tahun lalu. Mereka sudah cari investor qualified. Jadi anchor investornya, tahu industri, tahu perkembangan perusahaan. Mereka sudah yakin bakal masuk," katanya. [hid]

#IPO2018 #IHSG
BERITA TERKAIT
Anak Usaha TOWR Tambah Kredit DBS Jadi Rp1,2 T
AS Beri Sanksi Perusahaan Rusia
Wall Street Masih Miliki Kekuatan, Tapi..
Trump Bebani Bursa Saham Eropa
IHSG Berakhir Perkasa 0,88% ke 5.944
Bursa Eropa Fokus Perundingan AS-China
BHP Billiton Catat Rekor Dividen

ke atas